HEADLINEOLAHRAGA

Main di Kandang Sendiri Semen Padang FC Hanya Bisa Bertahan 0-0 Lawan PSIM Yogyakarta

1
×

Main di Kandang Sendiri Semen Padang FC Hanya Bisa Bertahan 0-0 Lawan PSIM Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Main di kandang sendiri, ternyata tak memberikan pengaruh pada hasil yang dibawa Semen Padang FC (SP FC).

Buktinya, laga SP FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion GOR Haji Agus Salim, Rabu (4/3/2026) malam, berakhir tanpa pemenang. Duel yang berlangsung sengit sejak menit awal itu ditutup dengan skorĀ  0-0.

Artinya SP FC hanya mampu bertahan menghadapi lawan, meski bermain di kandang sendiri.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas. Kabau Sirah dan Laskar Mataram sama-sama tampil agresif dan tak ingin mengalah.

Peluang pertama hadir lewat aksi solo run Kasim Botan yang dikawal tiga pemain PSIM, namun sepakannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang yang dijaga Cahya Supriyadi.

Jual beli serangan terus tersaji hingga 15 menit awal pertandingan. Pada menit ke-22, tuan rumah kembali mengancam lewat sepakan mendatar Kazaki, tetapi bola kembali melebar tipis dari sisi kanan gawang PSIM. Peluang lain hadir di menit ke-29, namun belum membuahkan hasil.

Baca Juga  LazisMu akan Kirim Anak-anak Jambi Sekolah ke Pontren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang

Menit ke-33, Guillermo Fernandes melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih melenceng ke sisi kiri gawang tim tamu. Insiden krusial terjadi pada menit ke-38 saat duel di lini belakang berujung kartu merah bagi pemain PSIM, Fahreza Sudin.

Dalam momen yang sama, bek kanan Semen Padang FC, Samuel Christianson, harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans akibat benturan keras.

Meski unggul jumlah pemain, Semen Padang FC gagal memaksimalkan situasi. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali mencoba menekan. Peluang hadir pada menit ke-50 melalui sepakan Wakaso, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Cahya Supriyadi.

Memasuki menit ke-60, tempo pertandingan mulai menurun. Serangan Semen Padang FC kerap kurang efektif dan banyak yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga  Semen Padang FC Daratkan Pemain Belakang Borneo FC, Muhammad Andika Kurniawan

Sementara itu, PSIM yang bermain dengan 10 orang lebih memilih bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik.

Menit ke-62, Maicon De Souza mendapatkan peluang, tetapi tendangannya masih melenceng. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-69 melalui sepakan matang Ricky Ariansyah, namun berhasil ditepis kiper PSIM.

PSIM bukan tanpa peluang. Pada menit ke-71, kesempatan yang mereka dapatkan berhasil digagalkan Rendy Oscario. Tiga menit berselang, tendangan bebas PSIM juga belum membuahkan hasil.

Hingga memasuki menit ke-83, pertandingan berjalan monoton. Kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. PSIM sempat memperoleh tendangan bebas di masa injury time, namun tetap gagal mengubah papan skor.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Skor 0-0 menutup laga penuh tensi tersebut.

Dengan hasil ini, Semen Padang FC mengantongi satu poin dan naik satu peringkat ke posisi 17 klasemen sementara dengan raihan 17 poin. (*)