TANJUNG BARULAK, HARIANHALUAN.ID — Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti aula MTsN 15 Tanah Datar saat puluhan murid Sekolah Dasar dari berbagai sekolah di Nagari Tanjung Barulak berkumpul mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Lomba Pidato Islami. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati malam Nuzulul Qur’an, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an Sejak Dini”, perlombaan tersebut menjadi ajang pencarian bakat generasi muda Islami di tingkat sekolah dasar, sekaligus wadah untuk menumbuhkan semangat religius di kalangan anak-anak.
Puluhan peserta terbaik dari berbagai SD di Nagari Tanjung Barulak tampil dengan penuh percaya diri. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan para qari dan qariah cilik menghadirkan suasana khidmat di lokasi kegiatan.
Tak kalah menarik, panggung lomba pidato juga dipenuhi semangat para orator muda. Para peserta menyampaikan berbagai pesan moral tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, terutama di tengah tantangan era digital saat ini.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala MTsN 15 Tanah Datar, Muspiarman, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
“Anak-anak kita adalah investasi masa depan. Melalui momentum Nuzulul Qur’an ini, kita ingin mereka tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang berlandaskan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa 17 Ramadan merupakan momen bersejarah bagi umat Islam, yakni peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga harus dipahami, diamalkan, serta dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Di dalam Al-Qur’an terdapat nilai-nilai kebenaran yang membimbing manusia menuju jalan yang lurus. Dengan menjadikannya pedoman dalam menjalankan tugas, bekerja dan melayani sesama, kita berharap setiap langkah yang diambil senantiasa berada dalam ridha Allah SWT,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, pihak madrasah berharap semangat mencintai Al-Qur’an dapat tumbuh sejak dini di kalangan generasi muda, sekaligus menjadi motivasi bagi murid untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini pun diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kitab suci Al-Qur’an, serta mendorong mereka untuk menjadikannya sebagai pedoman hidup di masa depan. (*)





