SICINCIN, HARIANHALUAN.ID — Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada kaum lansia, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan baju batik, mukena dan kitab suci Al-Quran ke Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin, Padang Pariaman, Selasa (10/3/2026).
Ketua LKAAM Sumbar Prof Dr. Fauzi Bahar, M.Si Dt. Sati menyebutkan, hal ini merupakan bentuk tali asih dan bentuk kepedulian kepada para para lansia yang ada di panti sosial. Dengan bantuan baju batik, mukena dan Al-Quran tersebut bisa menjadi penambah semangat dan motivasi bagi para lansia.
Pada kesempatan ini Fauzi Bahar Dt. Sati juga mengajak para lansia yang ada di panti jompo ini untuk terus meningkatkan ibadah, rajin beribadah serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Saatnya di masa-masa usia yang sudah lansia ini kita makin terus meningkatkan kualitas ibadah, menjaga terus kesehatan dengan olahraga ringan dan tentunya selalu bahagia dan gembira,” kata Fauzi Bahar, mantan Wali Kota Padang periode 2004-2014 ini.
Pengurus LKAAM Provinsi Sumbar yang mendampingi Ketum Fauzi Bahar Dt. Sati dalam kegiatan Ramadhan Berbagi ini adalah Wakil Sekretaris Arfa Kasni MS, SP, MMP, C.Med. Dt. Tumangguang dan Humas LKAAM Ficky.
Sementara itu Kepala UPT Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Afzaidir mengatakan, saat ini panti sosial menampung sekitar 110 orang lansia. Penghuni terdiri dari laki-laki dan perempuan yang mendapatkan pelayanan, perawatan, dan perlindungan sosial.
Untuk fasilitas panti sosial yang terbesar di Sumbar ini, memiliki 14 wisma/asrama, poliklinik, musala, dan ruang workshop. Sementara untuk Pegawai yang melayani para penghuni panti sekitar 22 orang pegawai yang terdiri dari PNS dan tenaga sukarela.
Bicara fasilitas, Afzaidir mengakui kondisi panti sosial perlu mendapatkan perhatian serius, karena masih ada bangunan yang tidak layak dikatakan bangunan yang ramah untuk para lansia. (*)





