HEADLINE

Polresta Bukittinggi Dirikan 7 Pos Pengamanan untuk Beri Rasa Aman Pemudik

6
×

Polresta Bukittinggi Dirikan 7 Pos Pengamanan untuk Beri Rasa Aman Pemudik

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID — Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran, Polresta Bukittinggi mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Bukittinggi.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, mengatakan pendirian pos tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang rutin digelar setiap tahun menjelang perayaan Idul Fitri.

“Menyambut Lebaran tahun ini, kita mendirikan tujuh unit pos yang terdiri dari empat Pos Pelayanan, dua Pos Pengamanan dan satu Pos Terpadu,” kata Ruly usai memimpin apel pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di Mapolresta Bukittinggi, Kamis (12/3/2026) sore.

Baca Juga  Ramadan Tanpa Drama di Sumatra, Indosat Pastikan Jaringan Tetap Stabil dan Aman

Ia menjelaskan, Pos Pelayanan ditempatkan di kawasan Tanjung Alam, Baso, Padang Luar dan Tugu Polwan. Sementara Pos Pengamanan (Pospam) berada di kawasan Kebun Binatang dan Panorama, serta satu Pos Terpadu didirikan di kawasan Jam Gadang.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, Polresta Bukittinggi mengerahkan sebanyak 350 personel yang terdiri dari 215 personel kepolisian serta 135 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar.

Selain pengamanan, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat terkait akses jalan alternatif Malalak yang hingga kini belum dapat digunakan oleh kendaraan umum karena masih dalam tahap pengerjaan dan rawan longsor.

Baca Juga  Bupati Dharmasraya Minta Semua Unsur Terkait Operasi Ketupat untuk Berikan Kenyamanan Masyarakat Rayakan Lebaran

“Untuk jalan Malalak belum boleh digunakan untuk umum karena masih rawan longsor,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathurrachman, mengatakan selama Operasi Ketupat Singgalang akan diterapkan rekayasa lalu lintas di dalam kota guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

“Rekayasa lalu lintas kita lakukan untuk meminimalisir kepadatan arus kendaraan di dalam kota Bukittinggi. Kita perkirakan sekitar 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi pada Lebaran tahun ini,” ungkapnya. (*)