DHARMASRAYA

Barang Bukti Operasi Pekat Dimusnahkan, Bupati Dharmasraya Apresiasi Kinerja Polres

15
×

Barang Bukti Operasi Pekat Dimusnahkan, Bupati Dharmasraya Apresiasi Kinerja Polres

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Hasil tangkapan dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2026 yang digelar menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H dimusnahkan di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Kamis (12/3). Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, unsur Forkopimda, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain minuman keras, minuman tradisional jenis tuak, knalpot brong, serta sejumlah barang lain yang diamankan selama operasi berlangsung. Kegiatan pemusnahan dilakukan setelah pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026.

Kapolres Dharmasraya Kartyana Widyarso Wardoyo Putro mengatakan, selama periode Operasi Pekat 2026 pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari berbagai razia yang dilakukan. Selain itu, kepolisian juga menindak beberapa tempat hiburan malam serta kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong.

Baca Juga  Dana Bantuan TSR Dharmasraya Sudah Masuk Kas Nagari, Pencairan Tunggu Proposal Mesjid

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Operasi Pekat 2026 tidak terlepas dari kolaborasi berbagai instansi terkait yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga dengan baik.

Pada kesempatan itu, mantan Kapolres Padang Panjang tersebut juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan penindakan selama Operasi Pekat 2026.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengapresiasi langkah tegas yang dilakukan jajaran kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Dharmasraya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Dharmasraya atas peran aktifnya dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di daerah tersebut.

Baca Juga  Bupati Dharmasraya Kumpulkan Berbagai Perusahaan untuk Ikut Perbaiki Jalan dan Jembatan yang Rusak

Menurut Annisa, Operasi Pekat 2026 merupakan langkah nyata aparat kepolisian dalam menindak berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Semoga ke depan langkah ini dapat semakin menekan gangguan kamtibmas di Kabupaten Dharmasraya. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, kita ingin masyarakat merasakan suasana yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Annisa yang juga dikenal sebagai bupati perempuan pertama di Sumatera Barat itu berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Dharmasraya. (*)