EkBis

Program Mudik Aman Berbagi Harapan Pegadaian Antarkan 315 Pemudik Pulang Kampung

1
×

Program Mudik Aman Berbagi Harapan Pegadaian Antarkan 315 Pemudik Pulang Kampung

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) II Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat melalui program “Mudik Aman Berbagi Harapan” dengan memberangkatkan sebanyak 315 pemudik menuju kampung halaman.

Kegiatan pelepasan pemudik dilaksanakan di Kantor Pegadaian Kanwil II Pekanbaru pada Selasa (17/3). Program mudik gratis ini menjadi bentuk kepedulian Pegadaian kepada masyarakat, khususnya para nasabah, dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Pada tahun ini, Pegadaian menyediakan tujuh unit bus untuk mengantarkan pemudik ke sejumlah daerah tujuan di Pulau Sumatera, dengan rincian lima bus menuju Medan, Sumatera Utara dan dua bus menuju Padang, Sumatera Barat.

Baca Juga  Jadi Pelopor Layanan Bullion Bank, Deposito Emas Pegadaian Semakin Diminati

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa program ini telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya dan terus mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Ini merupakan tahun keempat Pegadaian melaksanakan mudik bersama. Animo masyarakat sangat tinggi karena mudik sudah menjadi tradisi yang melekat bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pegadaian menyediakan fasilitas transportasi bus untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.

“Kami menyediakan fasilitas bus sebagai bentuk kepedulian Pegadaian kepada masyarakat. Sebagai institusi BUMN yang berada di bawah koordinasi Danantara dan diawasi oleh OJK, kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Laba Pegadaian Tembus 5,85 Triliun Selama Tahun 2024

Agus juga menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan oleh Pegadaian, baik untuk nasabah maupun masyarakat luas. Sebelumnya, Pegadaian juga telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak musibah di Sumatera Barat.

“Melalui program ini, kami menyesuaikan dengan kebutuhan dan tradisi masyarakat, yaitu mudik, dengan memastikan aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Menurutnya, perjalanan yang aman perlu didukung oleh kendaraan yang layak serta pengemudi yang kompeten, sehingga seluruh peserta dapat sampai ke tujuan dengan selamat.