UTAMA

Miniatur Jam Gadang di Batas Kota Bukittinggi Terbengkalai

2
×

Miniatur Jam Gadang di Batas Kota Bukittinggi Terbengkalai

Sebarkan artikel ini
Miniatur Jam Gadang
Miniatur Jam Gadang yang terletak di Garegeh batas Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam terbengkalai tidak terurus, Selasa (23/8/2022). Yursil

HARIANHALUAN.ID – Terbengkalai dan tidak terurus, keberadaan miniatur Jam Gadang yang berada di perbatasan Kota Bukittinggi Parik Putuih, Kabupaten Agam, sangat memprihatinkan.

Kondisinya saat ini, bangunan sudah miring dengan lantai dasar sudah terbenam ke dalam tanah. Selain itu, atapnya juga sudah rusak, sehingga mengundang keprihatinan dari barbagai pihak yang melihatnya.

Inisiator pemugaran miniatur Jam Gadang, Januar Jamil mengatakan, miniatur jam gadang batas kota yang berada di Garegeh itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan. 

Baca Juga  Audit Keuangan Pemkab Lima Puluh Kota 2021, BPK RI Temukan Penggunaan Anggaran Tidak Sesuai Lebih dari Rp500 Juta

“Kondisi sebenarnya sudah disampaikan ke Pemko Bukittinggi dan Pemkab Agam. Namun kedua daerah itu tidak bisa melakukan pemugaran, karena bangunan miniatur yang berada di tiga sisi masuk Kota Bukittinggi itu tidak tercatat di aset pemerintah daerah,” kata Januar Jamil, yang merupakan seorang jurnalis yang tergabung dalam Bukittinggi Pers Club (BPC) Bukittinggi, Selasa (23/8/2022).

Ia mengaku heran, kenapa bangunan itu tidak masuk ke dalam aset Kota Bukittinggi ataupun Pemkab Agam. Apakah pembangunannya tidak menggunakan dana daerah.

Baca Juga  HUT Perti ke-94, Muhaimin Sepakat Usulkan Syekh Sulaiman Arrasuli Jadi Pahlawan Nasional

Terlepas dari itu semua, sebagai warga Bukittinggi dan Agam tentunya sangat prihatin melihat kondisi bangunan miniatur yang sudah rusak itu. Apalagi lokasinya berada di gerbang masuk kota, sehingga memberikan citra kurang baik bagi Kota Bukittinggi.