SUMBARSIJUNJUNG

Dewan Sijunjung Berharap Proses Pembangunan Fisik RS Pratama Tahun Ini Rampung

0
×

Dewan Sijunjung Berharap Proses Pembangunan Fisik RS Pratama Tahun Ini Rampung

Sebarkan artikel ini
RS Pratama
Tokoh Masyarakat Kecamatan Kamang Baru saat meninjau dan mendatangi lokasi pembangunan RS Pratama di Kamang Baru untuk memberikan support terkait pelaksanaan RS tersebut, agar bisa selesai dengan target pelaksanaan, beberapa waktu lalu. IST

HARIANHALUAN.ID – Warga Kecamatan Kamang Baru berharap proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama bisa segera rampung dikerjakan pada tahun anggaran 2022, agar bisa segera dimanfaatkan untuk aktivitas rawat jalan maupun rawat inap para pasien yang membutuhkannya.

Ketua Komisi II DPRD Sijunjung, Aprisal Putra Bungsu mengatakan bahwa informasi yang didapat, proses pengerjaan RS Pratama saat ini baru sebatas pemasangan pondasi. Yang dikhawatirkannya jangan sampai berakhir masa kontrak kerja, namun bangunan tak terselesaikan sesuai harapan.

Baca Juga  UNP Gelar Pelatihan Studi Kelayakan Usaha Koperasi Al-Barkah Mandiri Bersama (PIPN)

“Karena berbicara masa kontrak yang pasti terus berjalan, apalagi dengan masa pengerjaan 187 hari kalender,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).

Selain itu, menurut politisi PAN tersebut diharapkan juga progres pekerjaannya harus sesuai dengan progres pembayaran (termyn). Inilah yang harus jadi perhatian, baik untuk pelaksana kerja maupun pemberi pekerjaan.

“Harapan kita tahun anggaran ini proses fisik bangunan sudah rampung, sehingga pada tahun berikutnya (2023) RS Pratama sudah bisa beroperasi untuk melayani masyarakat Kamang Baru dan warga Kabupaten Sijunjung lainnya. Apalagi warga juga ikut mengawasi jalannya pembangunan RS Pratama tersebut,” ucapnya.

Baca Juga  Pemkab Solok Selatan Galakkan Diseminasi Informasi Sebagai Pendorong Pencegahan Stunting

Aprisal PB  juga menambahkan, hadirnya RS Pratama di Kamang Baru tak terlepas daripada perjuangan pemerintah daerah dan pemerintah pusat bersama masyarakat, sehingga tersedia anggaran sebesar lebih kurang Rp50,5 miliar, untuk pembangunan fisik dan prasarana Rumah Sakit seperti pengerjaan listrik, air bersih dan IPAL.