UTAMA

Seluruh PLTU akan Tutup, Dirut PLN Paparkan Keberhasilan Transisi Energi di Tanah Air

0
×

Seluruh PLTU akan Tutup, Dirut PLN Paparkan Keberhasilan Transisi Energi di Tanah Air

Sebarkan artikel ini

PLN siap memimpin transisi energi di Indonesia dengan menghadirkan peta jalan mencapai Net Zero Emission 2060. Peta jalan tersebut telah disampaikan pada KTT COP26 di Glasgow tahun 2021

HARIANHALUAN.id – PT PLN (Persero) berkomitmen mewujudkan transisi energi untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Hingga saat ini, sejumlah torehan positif telah tercapai dalam upaya mendorong energi bersih tersebut.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memaparkan, PLN telah meluncurkan peta jalan (roadmap) pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) hingga 3,5 Gigawatt (GW). Jumlah tersebut lebih besar dari pensiun alami sesuai umur ekonomis pembangkit batubara sebesar 3,2 GW pada tahun 2040.

Baca Juga  MINGGU, 11 Sep 2022: Yang Ingin Weekend ke Ibukota Hari Ini, Kota Padang Berpotensi Cerah Berawan

Selain pensiun dini, PLN juga telah mengurangi kapasitas PLTU di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dari 27 GW menjadi 13,9 GW.

“Kami di PLN berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mewujudkan energi bersih. Oleh karena itu PLN mengambil langkah yang cepat,” kata Darmawan dalam acara Energy Transition Day di Nusa Dua, Bali pada Selasa (1/11).

Salah satu upaya PLN untuk menurunkan penggunaan batu bara pada pembangkit yaitu dengan mengganti sebagian batu bara dengan biomassa atau co-firing. Skema ini telah diimplementasikan di 33 PLTU dari 48 pembangkit yang tengah diujicoba.

Baca Juga  Bencana Ekologis Sumatera Indikasikan Krisis Tata Ruang

Skema co-firing dengan hidrogen dan amonia juga diterapkan. Saat ini sudah ada 3 pilot project co-firing hidrogen dan amonia dengan menggandeng 3 mitra yang berbeda.