WEBTORIAL

Pertama dan Satu-satunya di Sumbar, Pemko Padang Panjang Salurkan BLT BBM Senilai Rp5 M

0
×

Pertama dan Satu-satunya di Sumbar, Pemko Padang Panjang Salurkan BLT BBM Senilai Rp5 M

Sebarkan artikel ini
Pemko Padang Panjang
Masyarakat Padang Panjang menerima BLT BBM yang diserahkan langsung Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran didampingi Sekda Sony Budaya Putra dan Kepala Cabang Bank Nagari, Zulhendri. Apizrajoalam

HARIANHALUAN.ID – Sebagai wujud perhatian kepada masyarakat atas dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Pemko Padang Panjang menyediakan anggaran Rp5 M lebih untuk disalurkan ke warga kota dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM. Targetnya, 10.500 warga yang terdata dalam DTKS akan menerima bantuan ini tanpa terkecuali.

Dana total Rp5.071.350.000 itu, untuk tahap 1 sudah disalurkan Wali Kota H. Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota Drs Asrul secara simbolis, Sabtu (12/11/2022) sebesar Rp1.258.650.000.

Sisanya Rp 3.812.700.000 akan disalurkan Desember mendatang. Penyaluran BLT BBM itu, untuk saat ini adalah satu-satunya di Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga  Pemko Padang Perkuat Layanan Pengaduan Publik Cepat dan Responsif

Wako Fadly di sela-sela penyaluran bantuan menyebutkan, untuk tahap 1 ini ada sebanyak 2.797 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT BBM ini. Rinciannya, sebanyak 1.664 KPM di Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) dengan total Rp748.800.000. Sedangkan di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) untuk 1.133 KPM dengan total Rp509.850.000.

Fadly menyampaikan, dari 10.500 KK dalam DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial), sebelumnya sebanyak 2.051 KPM telah menerima BLT BBM dari anggaran dari Kementerian Sosial untuk tahap 1 Rp615.300.000. Namun Pemko Padang Panjang turut menganggarkan, agar seluruh 10.500 KK bisa menerima BLT BBM ini.

Baca Juga  Pemko Padang Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah

“Makanya untuk tahap 1 ini, dana dari APBD senilai Rp1,25 M digelontorkan untuk membantu 2.797 KPM. Bagi KPM yang belum menerima BLT BBM sekitar 5.652 lagi, akan disalurkan bantuan tahap 2 pada Desember mendatang, Rp3,8 M dari dana insentif daerah (DID). Sehingga semua KPM yang terdata DTKS akan mendapat BLT BBM ini,” ujarnya.