HARIANHALUAN.id – Seorang laki-laki tua yang diakuinya bernama Joni Sjaprudin dengan kelahiran tahun 1942 mondar-mandir tak tau tujuan di Tarantang kawasan wisata Lembah Harau, Limapuluh Kota, Minggu (25/26/22).
Berdasarkan kartu identitasnya, pria berusia 80 tahun itu tersebut berasal dari Subang Jawa Barat. Dia mengakui mempunyai rumah di Tarantang dan mengakui beberapa rumah sekeliling rumah yang disangkakannya tersebut diakuinya rumah keponakan dan rumah anak-anaknya.
Karena tujuanya tak jelas itu, masyarakat merasa risih dan melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Nagari Tarantang. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Sekretaris Nagari Adi Putra langsung menghampiri dan menemui orang tersebut untuk mempertanyakan asal usul, tujuan dan status beliau.
“Bapak tersebut mengaku tinggal di Bukittinggi dan katanya mempunyai anak sebagai pemilik rumah makan Duta Salero yang keberadaan rumah makan tersebut belum diketahui. Mengantisipasi kerisihan masyarakat, akhirnya pemerintah Nagari mengambil inisiatif dan mencoba untuk membawa Bapak tersebut ke pos polisi terdekat,” ujar Sekna. (*)





