BUKITTINGGI

Di Tengah Gempuran Digital, Kantor Pos Bukittinggi Tradisikan Kembali Berkirim Surat Sejak SD

3
×

Di Tengah Gempuran Digital, Kantor Pos Bukittinggi Tradisikan Kembali Berkirim Surat Sejak SD

Sebarkan artikel ini

Excecutive Manager Kantor Pos Cabang Bukittinggi, Andesta didampinggi Kepala Cabang Pos Biaro, Irvan foto bersama dengan murid SDN 02 Percontohan di Kantor Pos Cabang Bukittinggi,  Sabtu (28/1/2023) YURSIL.

Galakan Gerakan Berkirim Surat. Murid SDN 02 Percontohan Datangi Kantor Pos Bukittinggi.

HARIANHALUAN.id – Sebanyak 30 orang murid SDN 02 Percontohan Bukittinggi yang didampinggi satu orang guru, mendatangi Kantor Pos Cabang Bukittinggi.

Kedatangan rombongan murid sekolah dasar itu disambut Excecutive Manager Kantor Pos Indonesia Cabang Bukittinggi yang didampinggi Kepala Cabang Kantor Pos Biaro, di Kantor Pos Cabang Bukittinggi,  Sabtu (28/1/2023).

Baca Juga  Diduga Potong Ternak Produktif, Dua ASN Pemko Bukittinggi Diperiksa Polisi

Excecutive Manager Kantor Pos Cabang Bukittinggi, Andesta mengatakan, kedatangan rombongan murid SDN 02 Percontohan merupakan salah satu bentuk untuk mengalakkan kembali gemar berkirim surat melalui Gerakan Nasional Gemar Berkirim Surat (GNGBS). Dengan tujuan untuk tidak melupakan tradisi lama menjalin silaturahmi melalui surat.

“Walaupun saat ini, tekhnologi semakin canggih. Namun dokumentasi surat yang ditulis pakai tangan tidak bisa mengalahkan tekhnologi. Kami sebagai salah satu BUMN, hadir memberikan edukasi kepada generasi muda terutama anak anak Sekolah Dasar,” tutur Andesta.

Baca Juga  Kinerja Moncer 2022, Bank Nagari Berlaba Rp481,18 Miliar

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendidikan di luar sekolah. Sehingga membuka wawasan dan pengetahuan anak anak tentang keberadaan pendidikan diluar sekolah.

Saat ini tambahnya, Pos Indonesia terus berinovasi mengikuti perkembangan tekhnologi. Salah satu program Pos Indonesia adalah Shopee Cashless dan layanan cargo yang super murah hanya Rp2 ribu per kg minimal 10 kg untuk wilayah Sumatera Barat dan Rp4 ribu per kg minimal 10 kg untuk layanan cargo Sumatera.