HARIAN HALUAN. Id – Peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang kelas 9 melakukan praktik penyelenggaraan jenazah mata pelajaran Fiqih di lapangan madrasah tersebut, Senin (27/2/23).
Dalam melakukan praktik memandikan dan mengafani jenazah, peserta didik menggunakan alat peraga berupa patung /boneka manusia ukuran orang dewasa serta peralatan lainnya seperti ember, baskom, gayung, sabun, kain kafan, kapas, minyak wewangian dan lain lain. Semua alat peraga pendidikan tersebut adalah milik madrasah dan khusus digunakan untuk membantu proses pembelajaran praktikum penyelenggaraan jenazah bagi peserta didik.
Praktik penyelenggaraan jenazah ini dilakukan o peserta didik secara bergantian sebanyak 8 rombongan belajar (rombel) sesuai dengan jadwal pembelajarannya masing masing dibimbing guru Fiqih. Sebelum praktik, peserta didik terlebih dahulu mempelajari teori dan konsep di dalam kelas yang terkait dengan penyelenggaraan jenazah antara lain memejamkan mata mayat, memandikan, mengkafani, menyalati dan menguburkan.
Guru Fiqih kelas 9 MTsN 2 Padang Mera Arliza ketika ditemui mengatakan bahwa materi pembelajaran penyelenggaran jenazah merupakan salah satu kompetensi Dasar (KD) yang harus dipelajari dan dikuasai oleh peserta didik kelas 9 semester 2 mata pelajaran Fiqih pada Kurikulum 2013 Edisi Revisi.
Lebih lanjut dikatakannya antara pengetahuan (kognitif) berupa teori dan keterampilan (psikomotor) berupa praktik harus seimbang dipelajari oleh peserta didik sesuai dengan tuntutan kurikulum dan tujuan pembelajaran.
Ia berharap, dengan praktik penyelenggaraan jenazah memandikan, mengafani, menyalatkan dan menguburkan peserta didik mampu mempraktikkan penyelenggaraan jenazah sebenarnya dilingkungannya masing masing. Setidaknya peserta didik berpartisipasi dan membantu penyelenggaraan jenazah terutama keluarganya sendiri. (aye).





