PASBAR, HARIANHALUAN.ID- Sebanyak dua unit lokal Sekolah Dasar (SD) Negeri (N) 26 Talamau di Simpang Timbo Abu Kabupaten Pasaman Barat terbakar pada Minggu (5/3) siang. Hingga sekarang belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut, apalagi ruangan sekolah itu tak dialiri listrik dan digunakan semenjak gempa beberapa waktu lalu.
Menurut informasi Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Pendidikan Talamau, Sarman kejadian kebakaran diketahui ketika masyarakat yang mau pergi ke kebun melihat kepulan asap dari api di belakang gedung sekolah, dan langsung beramai-ramai menyiram dengan air seadanya.
“Setelah itu, dua unit mobil pemadam dikerahkan untuk melawan kobaran api yang hampir menghanguskan lokal sekolah di kaki gunung Talamau itu,”katanya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Pasaman Barat Getri Ardenis S.Ag menyampaikan untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan personil pos Talu, ditambahkan satu unit mobil pemadam dari Simpang Empat.
“Kobaran api kebakaran dapat dihentikan sekitar pukul 14:30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah,” jelas Getri Ardenis.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Agusli, SPd menyampaikan warga sekolah belum mengetahui penyebab kebakaran lokal sekolah tersebut.
“Sudah setahun lalu lokal tersebut tidak digunakan karena rusak berat akibat gempa 6,1 SR pada 25 Februari tahun lalu. Beberapa kertas dokumen dan mobiler hangus terbakar tadi siang,”katanya.
Musibah kebakaran sekolah yang tinggalkan puing itu tidak menghambat proses belajar mengajar siswa dan guru, karena sudah terbiasa menggunakan lokal darurat selama pascagempa setahun lalu.(ows)





