PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Siswa kelas dua Sekolah Dasar Negeri 26 Kabupaten Pasaman Barat, Talamau, masih belajar di halaman sekolah itu tanpa ruangan, dengan beratapkan langit, beralaskan tanah dan berdindingkan angin serta debu, usai daerah itu dilanda gempa pada 25 Februari 2022 lalu.
Salah seorang guru Yessi Gusmaini, Selasa (7/3) mengatakan bahwa usai gempa anak-anak belajar di tenda darurat. Namun tenda itu telah rusak diterpa angin sehingga anak-anak sampai saat ini belajar di halaman sekolah khususnya kelas dua. Sedangkan siswa kelas lain ada yang belajar di lokal darurat.
Apalagi dua ruangan kelas sekolah itu hangus terbakar pada Minggu (5/3) lalu. Selain itu Menyikapi persoalan itu Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat Agusli mengatakan sangat prihatin melihat kondisi siswa yang sekolahnya terdampak gempa. “Khusus untuk SDN 26 Talamau untuk tahun ini akan dibangun tiga lokal belajar menggunakan Dana Alokasi Umum. Mudah-mudahan segera dilakukan,” ujarnya. (ows)





