PADANG, HARIANHALUAN.ID – Warga Komplek Indah Pratama I, RT. 006/RW 001, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, melayangkan surat pengaduan ke Gubernur Sumbar. Surat protes warga itu, terkait pembangunan saluran irigasi buang oleh Dinas PSDA Sumbar, yang dikoneksikan ke drainase perumahan, sehingga rumah warga terancam kebanjiran saat hujan.
“Selama ini tidak pernah ada pemberitahuan kepada kami warga Komplek Indah Pratama, khususnya kepada saya selaku ketua RT terkait proyek irigasi ini. Tiba-tiba sudah masuk saja alat berat ke lokasi perumahan,” ujar Ketua RT 006/RW 001 Joni Irwandy, Jumat (10/3).
Joni mengaku juga sudah melayangkan surat protes ke Kepala Dinas PSDA Sumbar. Saat akan dimulainya pekerjaan pembangunan drainase, warga komplek juga beramai-ramai ke lokasi melakukan protes dan minta pekerjaan dihentikan, karena tidak sesuai dengan kesepakatan yang difasilitasi oleh Camat Nanggalo.
Oleh karena itu, sebelum persoalan ini jadi ribut besar antara warga dengan pihak proyek, pihaknya berharap Gubernur Sumbar untuk memberikan solusi, karena menyangkut kenyamanan warga yang tinggal di komplek tersebut. Kemudian memberikan rasa keadilan, bukan tidak mendukung pembangunan, namun jika pembangunan itu berdampak buruk pada lingkungan dan mengganggu kenyamanan yang tinggal di komplek ini. “Apa guna dibuat kesepakatan di hadapan camat, lurah dan jajaran kepolisian dan koramil, kalau akan dilanggar juga. Ini juga akan meruntuhkan kepercayaan warga pada pemerintah,” ucapnya. (fdi)





