PADANG, HARIANHALUAN.ID — Dinas Pertanian Kota Padang akan menampilkan sejumlah produk tani unggulan Kota Padang pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI mendatang.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendiskusikan produk unggulan tani yang akan ditampilkan tersebut dengan sejumlah UMKM serta instansi terkait lainnya.
“Dalam Penas Tani mendatang akan ditampilkan produk-produk tani unggulan dari setiap daerah. Untuk Kota Padang kita masih mendiskusikannya dengan sejumlah UMKM, Disnakerin dan Bapedda,” ujarnya kepada Haluan Kamis (16/3).
Ia menuturkan, Kota Padang sebenarnya memiliki sejumlah produk komoditas pertanian unggulan yang bisa ditampilkan dalam event yang diperkirakan akan dihadiri ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia itu.
Meski demikian, ia menyebut komoditas yang ditampilkan itu hendaknya adalah produk olahan yang telah dipasarkan, atau sudah mengalami proses hilirisasi industri yang akan meningkatkan nilai jual dari harga aslinya.
“Kota Padang punya sejumlah produk tani seperti ini, misalnya Kopi Millenial, produk-produk Kakao atau coklat. Produk yang akan ditampilkan ini masih kita diskusikan dengan pihak terkait,” ungkapnya.
Syahrial Kamat menjelaskan, helatan Penas KTNA ke XVI yang akan digelar di Kota Padang di bulan Juni mendatang, akan dihadiri ribuan peserta yang berasal dari kelompok tani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
“Untuk kelompok tani dan nelayan yang ada di Kota Padang sendiri, kita memfasilitasi anggaran akomodasi bagi 100 orang. Namun kemungkin bisa lebih karena status kita adalah tuan rumah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan,sampai saat ini Pemko Padang dan Pemprov Sumbar, masih terus mematangkan persiapan untuk menyambut kedatangan para peserta Penas KTNA dari seluruh Indonesia.
“Untuk pemondokan atau penginapan insyaallah sudah siap 100 persen. Kita menyiapkan sekitar 3 ribu rumah dengan total daya tampung 35.456 kapasitas. Saat ini kita sedang menunggu jumlah pasti peserta dari masing-masing Provinsi untuk kemudian dilakukan Plotting penginapan,” tutupnya.(fzi)
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat





