HARIANHALUAN. ID — Minat menulis karya ilmiah dan buku di kalangan guru madrasah harus ditingkatkan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar Helmi mengemukakan ketika membuka kegiatan pelatihan Menulis Ilmiah Populer di Aula Asrama Haji Tabing Padang, Kamis (4/5).
Hadir anggota Komisi VIII DPR RI Mhd. Asli Chaidir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Padang, Edy Oktafiandi, para pejabat di lingkungan Kankemenag Padang, para kepala madrasah, ke kantor urusan agama (Ka.KUA), peserta dan undangan lainnya.
Helmi menyebutkan para guru harus selalu mengasah kemampuan menulisnya dan pelatihan tersebut salah satu upaya meningkatkan kemampuan menulis, baik menulis buku atau menulis di media massa.
Diakui Kakanwil, menuangkan ide-ide dalam bentuk karya ilmiah memang semula agak berat, namun karena sering diasah kemampuan menulis, maka jadi biasa dan mudah.
Helmi menyebutkan acara pelatihan yang diikuti berbagai unsur tersebut baru pertama kali dilaksanakan di jajaran Kanwil Kemenag Sumbar. Hal itu sebagai bukti inovasi dari Kakankemenag Padang bersama jajarannya.
Asli Chaidir dalam sambutannya mengajak jajaran Kankemenag Padang terutama guru-guru dan mubalig untuk bisa melahirkan karya ilmiah dan buku-buku.
Dia mengajak guru-guru dan mubalig untuk bisa menguasai teknologi informatika sebagai salah satu menyokong tugas dan fungsinya.
Asli juga menyampaikan sejumlah data dan informasi seputar kamampuan menulis di jajaran kemenag yang bersumber dari data Kementerian Kominfo.
Kakankemenag Padang dalam sambutannya mengatakan kegiatan pelatihan merupakan sebagai bukti kesungguh-sungguhan jajaran Kankemenag Padang dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dan buku. Guru dituntut selalu bisa mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan teknologi.
Ketua Panitia Ramli melapor kegiatan digelar selama dua hari diikuti peserta hampir mendekati 200 orang terdiri, kasi di lingkungan Kankemenag Padang, pengawas madrasag, kepala madrasah, Ka. KUA, guru dan pegawai RA, MI, MTs, MA, guru PAI, pegawai KUA, guru SD, SMP, SLTA dan unsur lainnya. (aye).





