PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman memperkenalkan cara membuat rendang kepada peserta kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara Ke-43 di Kota Pariaman, di Rumah Tabuik Subarang, Rabu (7/6).
Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan, tradisi marandang merupakan suatu upaya dalam melestarikan dan mewariskan masakan khas Minang kepada generasi muda.
“Tujuannya bagaimana memperkenalkan cara memasak rendang kepada para taruna yang sedang mengabdi di Kota Pariaman dan memberi tahu bahwa rendang sebagai kuliner daerah yang telah mendunia, dan merupakan salah satu ekonomi kreatif Kota Pariaman khususnya sektor kuliner,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta Latsitardanus yang terdiri dari taruna tingkat akhir dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan perguruan tinggi (PT).
“Hari ini merupakan hari terakhir para taruna melakukan kegiatan Latsitardanus di Kota Pariaman, besok (hari ini, red) mereka akan dilepas kembali dengan arak-arakan pawai marching band,” kata Genius.
Genius menuturkan, selama berkegiatan di Kota Pariaman, telah banyak aksi yang dilakukan para taruna. Salah satunya kegiatan goro bersama masyarakat, program bedah rumah, dan kegiatan sosial lainnya.





