KAMPUS

Pakar Pertanian UNAND, Dr Ir Feri Arlius M.Sc : Penerapan Teknologi Pertanian Harus Dimasifkan

1
×

Pakar Pertanian UNAND, Dr Ir Feri Arlius M.Sc : Penerapan Teknologi Pertanian Harus Dimasifkan

Sebarkan artikel ini
Pakar Pertanian UNAND, Dr Ir Feri Arlius M.Sc

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pakar Pertanian Universitas Andalas (UNAND), Dr Ir Feri Arlius M.Sc, menilai, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani, arah pengelolaan sektor pertanian Sumatera Barat (Sumbar) perlu terus  didorong menuju upaya penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian sebagai langkah awal pengembangan hilirisasi produk pertanian.

“Penerapan teknologi pengolahan hasil panen atau hilirisasi produk penting dilakukan untuk menambah nilai ekonomi produk di pasaran. Apalagi selama ini produk pertanian Sumbar  masih dijual dalam bentuk barang mentah,” ujarnya kepada Haluan Senin (12/6).

Baca Juga  Mahasiswa ISI Padang Panjang Raih Gelar Magister Seni dengan Tesis Mitos Inyiak Balang dalam Karya Fotografi Dokumenter

Mantan Dekan Fakultas Pertanian UNAND ini menyebut, penerapan teknologi pengolahan produk pertanian, yang notabene diharapkan bisa mendongkrak  nilai jual komoditas hasil panen. Sejatinya lebih dibutuhkan oleh  petani Sumbar pada hari ini dibandingkan dengan penerapan teknologi pada aktivitas budidaya atau produksi.

Sebab menurutnya, meski rata-rata petani Sumbar pada hari ini hampir selalu dihadapkan dengan persoalan pupuk dan pestisida yang mahal, namun faktanya,  sektor pertanian Sumbar hingga saat ini  tidak pernah mengalami  kendala dalam hal kuantitas produksi.

Baca Juga  17,2 Juta Wisatawan Datang ke Sumbar Sepanjang 2024

“Satu-satunya hal yang mungkin menjadi kelemahan sektor pertanian kita adalah pemasaran. Untuk itu Pemprov Sumbar harus punya inovasi baru untuk menjamin pasar dan stabilisasi harga komoditas,” jelasnya.

Agar komoditas hasil panen petani bisa diserap oleh pasaran dengan harga yang layak, menurut Feri Arlius, pemerintah perlu mengambil peran sebagai penghubung antara  petani, pelaku UMKM pengolahan  dengan para pembeli