UTAMA

Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan, Penguatan Koperasi Tani Menjadi Kunci

3
×

Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan, Penguatan Koperasi Tani Menjadi Kunci

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) diminta untuk segera memperkuat peran dan fungsi Koperasi Unit Desa (KUD) Pertanian yang ada di seluruh nagari. Penguatan koperasi merupakan prasyarat penting untuk  mendorong pertumbuhan ekonomi serta  kesejahteraan masyarakat dari sektor pertanian.

“Meski Pemprov telah mengalokasikan APBD cukup besar bagi sektor pertanian serta menyalurkan berbagai bentuk bantuan guna mendukung  sektor pertanian, namun penguatan kolaborasi dengan KUD juga perlu  dilakukan,” ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Andalas (UNAND), Prof Dr. Syafruddin Karimi, SE,MA kepada Haluan Kamis (15/6).

Baca Juga  Jabatan Dansatpom Lanud Sutan Sjahrir Diserahterimakan

Ia menjelaskan, keberadaan KUD di tingkat nagari, diharapkan bisa membantu pengembangan usaha petani. Termasuk mendorong terlaksananya hilirisasi bisnis produk pertanian di tingkat petani.

Agar tujuan tersebut bisa terlaksana, ucapnya, Pemprov Sumbar perlu melakukan evaluasi,  transformasi, serta revitalisasi peran dan fungsi  koperasi pertanian yang selama ini berjalan. Langkah itu pun, dinilai cocok dengan aspirasi yang berkembang di tingkatan petani lokal Sumbar yang kini  cenderung menginginkan perubahan sistem bagi hasil koperasi.  

“Sistem koperasi gotong royong yang saat ini berjalan dinilai tidak sesuai dengan kebiasaan petani setempat. Untuk  itu, perubahan  sistem koperasi diperlukan untuk memberikan dampak ekonomi yang lebih menguntungkan bagi petani,” tegasnya.

Baca Juga  Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Mahyeldi dan Andre Rosiade Datangi Kementerian PUPR

Selain meningkatkan kesejahteraan petani, sambungnya, penguatan peran koperasi tani pun, juga merupakan strategi yang cocok dilakukan guna  menghadapi tantangan ketahanan pangan yang saat ini kian bertambah kompleks.