Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
SIJUNJUNG

Pemkab Sijunjung Luncurkan Sistem Informasi Kawal Pengadaan

0
×

Pemkab Sijunjung Luncurkan Sistem Informasi Kawal Pengadaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir SSTP saat meluncurkan Strategi Peningkatan Kinerja Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Sistem Informasi Kawal Pengadaan di Bagian Pejabat Administrator Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab, Kamis (15/6) di Balairung Kantor Bupati. IST

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung di bawah kepemimpinan Bupati Benny Dwifa Yuswir S.STP, M.Si dan H. Iraddatillah terus melakukan terobosan serta inovasi dalam sistem pemerintahan. Salah satu yang dijalankan yakni, Strategi Peningkatan Kinerja Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Sistem Informasi Kawal Pengadaan di Bagian Pejabat Administrator Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdkab yang secara resmi diluncurkan, Kamis (15/8) di Balairung Kantor Bupati Sijunjung.  

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir memberikan apresiasi dan memuji terobosan yang dilakukan pihak Bagian Pejabat Administrator Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab setempat.

“Mudah mudahan dengan adanya program Peningkatan Kinerja Pengadaan Barang dan Jasa Melalui Sistem Informasi Kawal Pengadaan di Bagian Pejabat Administrator Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Sijunjung, dapat membantu meningkatkan program pemerintah daerah, serta menjadi contoh bagi lingkup pemerintahan daerah dalam mengembangkan inovasi birokrasi, dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah yang berkesinambungan,” ujarnya

Baca Juga  Peringatan Tahun Baru Hijriyah, Semarak Pawai Obor Nagari Tanjung Gadang

Kabag BPJ Defri Antoni mengatakan, program tersebut dirancang untuk menindaklanjuti permasalahan yang sering terjadi pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Sijunjung dengan membuat terobosan dan inovasi baru serta menyusun rencana aksi perubahan.

Rencana aksi perubahan tersebut dibuat karena dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa saat ini masih sering terjadi seperti kerterlambatan pelaksanaan barang dan jasa, proses pengadaan yang komplek dan rumit, koreksi harga yang terlalu tinggi,  putus kontrak dan pengadaan berbasis elektronik serta permasalahan lainnya.

Baca Juga  Dinsos Sijunjung Catat 14.730 Warga Menerima BLT BBM dan BPNT

Defri mencontohkan, pada tahun 2022, realiasi pengadaan barang dan jasa sangat lambat sekali. pada triwulan I hanya 6 persen sementara triwulan II terjadi pelonjakan dokumen yang akan ditender.