Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
EkBis

Pemberdayaan Ekonomi Umat, 11 Bengkel di Padang Panjang Dapat Bantuan Usaha dari Baznas

1
×

Pemberdayaan Ekonomi Umat, 11 Bengkel di Padang Panjang Dapat Bantuan Usaha dari Baznas

Sebarkan artikel ini
Pemotongan pita dan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Selasa (4/7) di Terminal Oplet Pasar Usang. APIZ

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Pertama di Sumatera Barat (Sumbar), Baznas Provinsi bekerja sama dengan Baznas Kota Padang Panjang meluncurkan Program Z-Auto.

Z-Auto merupakan program pemberdayaan ekonomi umat di bidang perbengkelan berupa pemberian bantuan usaha. Pada tahap awal, ada 11 bengkel yang menerima bantuan tersebut dengan total bantuan usaha sebesar Rp11 juta per bengkel.

Peluncuran program ini ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano didampingi Wakil Ketua III Baznas Sumbar, Firdaus, Kakan Kemenag, Drs. H. Alizar, M.Ag, Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag, Selasa (4/7) di Terminal Oplet Pasar Usang.

Wali Kota Padang Panjang Fadly mengapresiasi Baznas Padang Panjang yang sudah berusaha untuk mengajukan program Z-Auto sehingga dapat difasilitasi Baznas Sumbar.

“Alhamdulillah, ini merupakan program yang sangat luar biasa dari Baznas. Ini juga merupakan terobosan yang bagus, karena program ini menjadi yang pertama diresmikan dan itu di Kota Padang Panjang. Bahkan sebelumnya Baznas Kota juga sudah melaunching program Z-Mart dan itu juga pertama di Sumatera Barat,” ucapnya.

Baca Juga  Nuon Dorong Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia melalui kehadiran Gim Lokal

Dikatakannya, Pemko nanti melalui Bagian Perekonomian Setdako bersama Kantor Kemenag dan juga Baznas akan terus mengawal dan memantau program Z-Auto ini.

Fadly meminta, dengan program ini bengkel-bengkel yang ada di Padang Panjang bisa berkembang dan bersaing. Ia berharap bantuan usaha yang disalurkan bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sementara Firdaus mengatakan, program pemberdayaan ekonomi umat merupakan program yang dibuat Baznas Provinsi bersama dengan semua Baznas Kabupaten/Kota.

Melalui Rakor Zakat bersama Baznas se-Sumbar, kami sepakat untuk membuat program pemberdayaan ekonomi umat. Baznas Provinsi sebagai penyedia dana mendampingi Baznas Kabupaten/Kota untuk mendesain sebuah program pemberdayaan.

“Alhamdulillah, Padang Panjang menjadi yang pertama mengusulkan program pemberdayaan ini. Sehingga sekarang kita bisa meluncurkan prgoram Z-Auto untuk yang pertama di Sumbar,” jelasnya.

Baca Juga  Catat Kenaikan Lalu Lintas Data Double-Digit di Periode Tahun Baru, Indosat Konsisten Berikan Pengalaman Mengesankan bagi Pelanggan

Lebih lanjut ia mengatakan, Baznas Padang Panjang bisa menjadi motivasi atau contoh bagi kabupaten/kota lain bagaimana zakat dikembangkan ke masyarakat.

Sementara itu, Alizar mengucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi yang menggulirkan program pemberdayaan ke Padang Panjang dan kepada Baznas Kota yang sudah mendesain program Z-Auto ini dengan baik.

Program ini menjadi tanggung jawab penerima bagaimana zakat ini bisa dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik. Kemenag bersama-sama dengan Bapak Wali Kota beserta jajaran akan  mengawal ini.

“Kami tahu, Bapak Wali Kota sangat konsen dan memperhatikan betul perkembangan dan perjalanan Baznas yang merupakan salah ruang untuk mewujudkan kesejahteraan dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat di Kota Padang Panjang,” paparnya. (h/piz)