PENDIDIKAN

Dua Siswa SMAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar Ikuti Paduan Suara Gita Bahana Nusantara 2023

2
×

Dua Siswa SMAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar Ikuti Paduan Suara Gita Bahana Nusantara 2023

Sebarkan artikel ini
Dua dari empat peserta dalam audisi paduan suara GBN Tingkat Provinsi Sumbar lolos mewakili Bukittinggi untuk mengikuti karantina di Jakarata. GATOT

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID — Dua orang siswa dari Kota Bukittinggi terpilih dalam Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) 2023 Tingkat Provinsi Sumbar yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Sumbar.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bukittinggi, Heru Triastanawa mengatakan, Kota Bukittinggi mengutus empat orang peserta dalam audisi paduan suara GBN Tingkat Provinsi Sumbar.

Setelah melalui seleksi yang ketat, dua orang di antaranya lolos dan terpilih mewakili Kota Bukittinggi untuk mengikuti karantina di Jakarta,  bersama dengan peserta hasil audisi dari provinsi lain se-Indonesia.

Siswa yang lolos itu adalah Gilang Andar Jumindra, siswa kelas X dengan Nomor Lot 15 dan Najla Rahel Asyifa, siswa kelas XI dengan Nomor Lot 14. Kedua siswa tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Bukittinggi.

“Mereka berdua ini nantinya akan bergabung dengan tim paduan suara GBN 2023 yang akan tampil menyanyikan lagu perjuangan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI 17 Agustus 2023 di Istana Merdeka Jakarta,” ujar Heru Triastanawa, Kamis (6/7).

Ia mengatakan, audisi paduan suara GBN merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun berdasarkan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Peserta yang ikut dalam audisi GBN seuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.

Tujuannya adalah untuk menyaring pemuda pemudi berbakat yang akan tampil pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara. Di samping itu, juga sebagai wadah menyalurkan bakat dan potensi di bidang seni suara bagi pelajar dan mahasiswa

Kegiatan GBN ini, kata Heru, adalah paduan antara seni musik dan seni suara yang diramu dalam bentuk paduan suara dan orkestra yang terdiri dari generasi muda berbakat perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.

Melalui paduan suara dan orkestra, para generasi muda diharapkan akan lebih menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air serta semangat nasionalisme yang tinggi melalui pewarisan nilai-nilai luhur dalam meningkatkan semangat kebangsaan.

Heru berharap kepada dua orang siswa yang lolos ke tingkat nasional tersebut untuk dapat memanfatkan  kesempatan ini sebaik-baiknya, serta dapat menunjukkan bakat yang telah mereka miliki semaksimal mungkin.

“Ini adalah peluang bagi mereka untuk mendapatkan pelatihan dari para ahli di bidang tarik suara, dan berkesempatan tampil di hadapan Presiden pada HUT Kemerdekaan RI tahun ini,” ucap Heru Triastanawa. (h/tot)