EkBis

Telkom Targetkan Konsolidasi Data Center Tuntas Akhir Tahun Ini

1
×

Telkom Targetkan Konsolidasi Data Center Tuntas Akhir Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menargetkan konsolidasi pusat data (data center) perseroan tuntas pada akhir 2023.

Direktur Utama Telkom (TLKM) Ririek Ardiansyah menuturkan, pihaknya tengah berupaya mewujudkan konsolidasi data center agar rampung akhir tahun ini. Bahkan dalam waktu dekat, Telkom bakal merealisasikan pembangunan data center di Batam.

“Kami segera membangun data center yang di Batam,” ujar di di Jakarta, Minggu (9/7) seperti dikutip dari Investor.id.

Langkah ini, menurut Ririek, sejalan dengan fokus perusahaan yang sekarang mengarah ke segmen business-to-business (B2B), setelah resmi memisahkan Indihome kepada anak usahanya, Telkomsel.

“Jadi, kami akan membangun awareness bahwa Telkom fokus pada B2B as service. Artinya akan ada enterprise, government, dan ada juga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” jelas Ririek.

Upaya tersebut tidak lepas dari industri telekomunikasi yang sedang berada di bawah tekanan. Artinya, saat ini industri telekomunikasi secara kapasitas membutuhkan banyak investor seiring bertumbuhnya tingkat konsumsi. Tapi di sisi lain, pertumbuhan pendapatan justru terbatas.

Baca Juga  ParagonCorp Raih Pengakuan sebagai Salah Satu Indonesia’s Best Managed Companies 2025 untuk Ketiga Kalinya

“Kami akan fokus pada Infraco bagaimana Infraco bisa mengimbangi tekanan itu dengan operator lain, sehingga secara nasional terjadi efisienesi, kemudian dapat mempercepat penetrasi layanan komunikasi di seluruh Indonesia,” papar dia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menegaskan, selepas pemisahan Indihome dari Telkom kepada Telkomsel, Telkomsel akan fokus pada segmen dan business-to-customer (B2C), sedangkan Telkom pada B2B.

Melalui B2B, menurut pria yang akrab disapa Tiko ini, Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan mendorong beberapa anak perusahaan untuk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Baca Juga  AI Bigbox Bantu Fintech Verifikasi Identitas Pelanggan dengan eKYC yang Andal

“Kemarin sudah IPO Mitratel, sekarang Telkom konsoldiasikan data center dan Infraco,” imbuh dia.

Dengan demikian, kata Tiko, Telkom pun menjadi perseroan yang memiliki organisasi terpisah. Pertama, Telkomsel sebagai perusahaan yang mendorong kepada customer driven melalui Indihome dan Fixed Broadband Mobile yang akan meluncurkan produk baru. Kedua, Telkom bertransformasi menjadi B2B provider untuk digital service dan infra services.

“Harapannya, Telkom bisa berperan untuk mendigitalkan Indonesia. Bagaimana seluruh infrastruktur Telkom seperti fiber optik dan tower bisa benar-benar memberikan akses digital kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutur dia.

Di sisi lain, Tiko juga ingin corporate value Telkom terus meningkat. “Kita lihat, harga saham TLKM naik tajam beberapa tahun terakhir. Kita ingin dengan transformasi bisnis perusahaan, value yang diciptakan Telkom semakin besar,” tegas dia. (h/dj)