BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Sebanyak 64 Sekolah Dsara (SD) dari berbagai daerah di Sumatera Barat ikut ambil bagian memeriahkan Turnamen Sepakbola Wali Kota Bukittinggi Cup II tahun 2023 di Lapangan Ateh Ngarai pada 12-15 Juli 2023.
Turnamen yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi ini, dibuka secara resmi Wali Kota Bukittinggi Erman Safar Rabu (12/07).
.Pada alek yang diramaikan para murid SD itu tampak dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi yang diwakili Misyar, M.Pd, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi Nenta Oktavia, SSTP, MPA, Ketua Koni Kota Bukittinggi Dhipa Arkendi, Ketua PSSI Kota Bukittinggi Oscar, dan Kepala SD/SMP se Kota Bukittinggi.
Wako dalam sambutannya antara lain menyampaikan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus berkomitmen dalam menggali lahirnya bibit potensi pesepakbola profesional.
Kegiatan pertandingan sepak bola mini Walikota Cup II Tingkat SD se-Sumbar ini katanya telah masuk ke dalam kalender kegiatan Kota Bukittinggi yang akan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam setahun .
Ini kata walikota merupakan bagian dari proyek besar kita dalam mencari bibit-bibit pesepakbola tanah air dari Kota Bukittinggi. Kita berharap sepakbola bisa menjadi aset masa depan masyarakat Sumatera Barat.
“Kami ingin menorehkan prestasi di sepakbola Sumatera Barat dari Kota Bukittinggi yang dimulai dari usia dini,” ujarnya.
Ketua Pelaksana Walikota Bukittinggi Cup II Elfitra Marta, S.Pd didampingi Wakil Ketua Roni Zulianto, S. Pd mengucapkan terima kasih banyak kepada walikota yang sangat support untuk kegiatan ini.
“Luar biasa, kita bisa menghelat Walikota Bukittinggi Cup tiga kali dalam setahun,” katanya.
Menurut Elfitra, Walikota Bukittinggi Cup II dilaksanakan dengan sistem setengah kompetisi dengan tujuan tiap-tiap peserta dapat mengikuti 3 pertandingan di babak penyisihan.
Kejuaraan ini lanjutnya, menggunakan sistem setengah kompetisi yang dibagi menjadi 16 grup yang terdiri dari 4 sekolah pada masing-masing grup.
Hanya juara grup dari tiap-tiap grup nantinya akan lolos ke babak 16 besar. Pada fase 16 besar hingga final dilaksanakan dengan cara sistim gugur.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Dicky Afrizal, S.Pd, menyampaikan kegiatan ini merupakan ajang lanjutan dari Walikota Bukittinggi Cup I.
Kegiatan Ini katanya merupakan estafet dari edisi 1. Untuk Walikota Cup II ini penyelenggara ditugaskan kepada guru-guru olahraga Kota Bukittinggi melalui KKGO Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
“Kita berharap tidak hanya sampai disini, kita akan juga siapkan kejuaraan yang lebih besar lagi, dan semoga dari kejuaraan ini bisa lahir bibit potensial di kancah sepakbola nasional,” tuturnya.(*)





