PASBAR, HARIANHALUAN.ID – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Pasaman Barat masih kekurangan alat praktik seperti mesin las, alat berat mini dan mesin lainnya.
Padahal BLK Pasbar sudah menyiapkan satu instruktur praktek las. Tetapi peralatannya sama sekali belum ada sehingga pelatihan berkemungkinan molor atau tertunda dari jadwal semula.
Menurut Kepala UPTD BLK Pasbar Erwanzi pihaknya sudah berupaya mengajukan proposal ke Kementerian Tenaga Kerja untuk mendapatkan bantuan anggaran.
“Tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya dari proposal yang kita ajukan tersebut,” katanya,“ Senin (17/7).
Selain alat praktek, kebutuhan BLK Pasaman Barat yang mendesak saat ini yaitu workshop atau tempat pelatihan praktek.
“Kita butuh alat yang digunakan praktik di BLK tidak jauh berbeda dengan peralatan yang digunakan pada dunia kerja umumnya,”katanya.





