PENDIDIKAN

Banjir Rusak Sarana dan Prasarana Sekolah di SD 38 Seberang Padang

2
×

Banjir Rusak Sarana dan Prasarana Sekolah di SD 38 Seberang Padang

Sebarkan artikel ini
TERDAMPAK BANJIR--SD 38 Seberang Padang Selatan ikut terdampak banjir. Hingga Selasa (18/7) pihak sekolah masih melakukan aksi bersih-bersih. PUTRI MERI YANTI

HARIANHALUAN.ID – Banjir yang melanda Kota Padang pada Kamis (13/7) lalu turut membuat sarana pendidikan seperti sekolah kebanjiran. Salah satunya di SD 38 Seberang Padang Selatan yang berada di pinggir Batang Arau. Hal ini menyebabkan buku dan sarana prasarana sekolah ikut terendam.

Kepala SD 38 Seberang Padang Selatan Nelti Efrida kepada Haluan, Selasa (18/7) mengatakan sampai saat ini pihak sekolah masih melakukan aksi bersih-bersih.

“Buku perpustakaan yang kotor hampir seluruhnya. Buku-buku siswa dan guru juga basah kena air. Begitu pun peralatan kerja untuk kegiatan proses belajar juga terdampak banjir,” katanya.

Baca Juga  Bupati Benny Dwifa Lantik Pejabat Pemkab Sijunjung

Ia mengatakan  membersihkan sekolah dengan cara bergotong royong bersama siswa. Seperti menjemur kain, dan buku siswa yang basah dan terdampak lumpur.

Ia menambahkan harusnya ada antisipasi yang dilakukan karena sekali setahun sekolah ini pasti terdampak banjir dan mengakibatkan kerusakan pada sarana dan prasarana di sekolah ini.

Untuk itu ia berharap agar pemerintah memperhatikan bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini. 

“Saya berterima kasih kepada siswa dan guru, pada saat itu mereka menolong membersihkan lapangan maupun kelas- kelas yang terdampak banjir,”ujarnya

Baca Juga  Wawako Solok: Pemko Punya Tanggung Jawab Moral Majukan UMMY

Ia berharap pemerintah melirik sekolah yang ada di sekitaran sungai, karena hujan saja sedikit maka warga sekitar dan sekolah juga khawatir.

Ia juga mengajak masyarakat kota Padang, maupun masyarakat di sekitaran Sungai Batang Arau agar tidak membuang sampah ke sungai. 

“Harus ada antisipasi ke depannya oleh pemerintah bagaimana agar banjir seperti ini tidak terjadi lagi,” tuturnya. (h/pmy)