POLITIK

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Zulkenedi Said, Serap Aspirasi Masyarakat Lingkuang Aua

1
×

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Zulkenedi Said, Serap Aspirasi Masyarakat Lingkuang Aua

Sebarkan artikel ini
SERAP ASPIRASI-- Ketua Komisi IV DPRD Sumbar bidang pembangunan, Zulkenedi Said menyerap aspirasi masyarakat Nagari Lingkuang Aua Dalam. OSNIWATI

HARIANHALUAN.ID –  Ketua Komisi IV DPRD Sumbar bidang pembangunan, Zulkenedi Said melaksanakan reses perorangan di Jorong Katimaha, Nagari Lingkuang Aua Dalam, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (26/7) sore. 

Dalam reses tersebut Zulkenedi Said menampung beberapa aspirasi masyarakat, diantaranya, tentang upaya pembangunan tebing sungai Batang Piluan atau yang lebih dikenal Batang Haluan, bimtek untuk ninik mamak, serta pembangunan Masjid Mimba Gadang Katimaha.

Zulkenedi Said mengatakan, untuk pembangunan tebing sungai Batang Haluan, saat ini Ia sedang mengupayakan pembangunannya, dan akan disampaikan kepada PSDA Provinsi Sumbar. Selanjutnya  Ia meminta kepada tokoh masyarakat agar membuat permohonan proposal supaya dapat dianggarkan pada tahun 2024.

Baca Juga  Ketum PBB Yusril Mundur dan Digantikan Dr Fahri Bachmid sebagai Pj Ketum

“Alhamdulillah hari ini bisa berjumpa dengan sanak saudara di Katimaha, kita menampung aspirasi dari masyarakat, kali ini merupakan titik keempat reses masa sidang ke III tahun anggaran 2022/2023  yang kita laksanakan di Pasaman Barat,”Katanya

Menurutnya pihaknya sudah melihat titik pinggir sungai yang disampaikan masyarakat untuk membuat bronjong penahan tebing sungai Batang Haluan itu. Ia juga mengatakan sangat bersyukur dengan adanya silaturahmi dengan warga, serta dapat menampung aspirasi yang mereka sampaikan.

“Kita akan upayakan untuk pembangunan tebing sungai ini, karena sudah mengancam pondasi Masjid Mimbar Gadang Daulat Parit Batu ini,” tegasnya

Baca Juga  KPU Ubah Alur Denah TPS Pilkada 2024

Ia menambahkan, Masjid Mimbar Gadang Daulat Parit Batu dibangun pada tahun 1901, dan merupakan salah satu tempat bersejarah buat dirinya semasa menimba ilmu di Simpang Empat.

“Waktu kecil saya sering bermain di sekitar masjid ini, mandi di sungai itu juga, mungkin waktu itu kita belum bisa berbuat untuk masyarakat, namun saat ini kita sudah wakil dari masyarakat tentu kita akan upayakan yang terbaik untuk kampung halaman kita,” ucapnya. (*)