HARIANHALUAN.ID — Nagari Lingkuang Aua Baru sebagai pusat dari Kecamatan Pasaman ditargetkan menjadi wajah bagi Pasaman Barat agar menjadi contoh bagi nagari lain.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Pasaman Barat (Pasbar) saat melantik Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari Lingkuang Aua Baru, Kamis (10/8) di Aula kantor bupati setempat. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Pasbar Andriwilza, Kepala DPMN Randy Hendrawan, Camat Pasaman Jon Endri, Wali Nagari Lingkuang Aua Baru Julita Fitrinasari, Forkopimca Pasaman dan stakeholder terkait lainnya.
“Untuk itu mari jaga kekompakan, jaga ketertiban, keamanan, kebersihan, dan diperkokoh kembali semangat bekerja,”katanya.
Bupati Hamsuardi menyebutkan kehadirannya beserta jajaran merupakan bentuk dukungan kepada Bamus yang sudah dilantik.
Ia berpesan dengan masa kerja Bamus enam tahun diharapkan akan memberi perubahan terhadap Lingkuang Aua Baru yang lebih baik dan maju.
“Mungkin ke depan masih banyak halangan dan rintangan yang akan dihadapi, jangan menyerah dan jangan terhenti. Jaga kesehatan sebab menjadi bamus juga akan menyita waktu dan tenaga bapak ibu,”katanya.
Lebih lanjut Bupati Hamsuardi menambahkan, beberapa tugas telah menanti untuk dikerjakan seperti persiapan mengikuti lomba PKK, pemekaran jorong, membuat inovasi untuk meningkatkan pendapatan nagari.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui program Magrib Mengaji dan Tahfidz Alquran sesuai visi misi Pemda Pasbar.
Di samping itu, Tokoh Masyarakat Syafnil Dt Batuah mengucapkan terimakasih atas kerja keras semua pihak yang terlibat. Sehingga proses terbentuknya Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru terlaksana dengan sebaik-baiknya.
“Proses Bamus kita ini agak rumit, namun ini adalah bagian dari tugas kita. Sehingga semua seragam dengan 90 nagari yang ada. Perlu kerja keras dan dukungan, keuletan serta keteguhan kita bersama untuk hari ini dan seterusnya,”kata Syafnil Dt Batuah. (h/ows)














