PENDIDIKAN

DP3AP2KB Payakumbuh Dorong perempuan Berpartisipasi di Bidang Ekonomi

1
×

DP3AP2KB Payakumbuh Dorong perempuan Berpartisipasi di Bidang Ekonomi

Sebarkan artikel ini
PARTISIPASI PEREMPUAN-- Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Ekonomi oleh DP3AP2KB Payakumbuh. IST

HARIANHALUAN.ID – Tingkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kota Payakumbuh, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh menggelar Kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Ekonomi di aula dinas setempat, Kamis (10/8).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala DP3AP2KB Kota Payakumbuh AH Agustion didampingi Kabid Pemberdayaan Perempuan Betri Yeti dan Sub Koordinator Perlindungan Perempuan Yenny Mardawati.

Dalam acara tersebut, peserta yang didominasi oleh perempuan berumur 24-39 tahun sebanyak 30 orang itu diberikan materi tentang bagaimana peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang ekonomi, dalam hal ini Laurencia De Richo, anak muda Payakumbuh yang sukses berbisnis rendang hingga ke luar negeri menjadi salah satu narasumbernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Agustion mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong kualitas keluarga terus meningkat, tidak hanya pada sektor kesehatan dan pendidikan saja, namun adanya peningkatan peran dari perempuan sebagai ibu rumah tangga untuk bisa ikut berusaha, berdikari, dan meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kita mendorong ibu-ibu rumah tangga muda agar tidak hanya mampu untuk mengurus rumah tangga saja, tapi memiliki aktivitas yang mendatangkan peluang ekonomi bagi keluarga, asalkan juga tidak memberatkan perannya sebagai ibu rumah tangga,” ujarnya.

Agustion menyebut, usaha yang saat ini cukup mudah dijalani, dan banyak digandrungi oleh ibu-ibu rumah tangga contohnya berjualan online, kue, kuliner, atau jadi reseller produk kecantikan. Intinya bagaimana mereka bisa melihat peluang itu di sekitar tempat tinggalnya.

“Di sisi lain, yang dibutuhkan ibu-ibu muda yakni kemampuan untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan kerja sama, agar peluang bisnis bisa ditangkap secara efektif,” jelasnya. (*)

Baca Juga  Empat Fraksi Setuju, Surat Pengajuan Interpelasi Telah Diserahkan ke Pimpinan DPRD Padang