SUMBAR

Komitmen PLN di Rakerda DPD Apersi Sumbar: “Bapak Bangun Rumahnya, Kami Sambung Listriknya”

0
×

Komitmen PLN di Rakerda DPD Apersi Sumbar: “Bapak Bangun Rumahnya, Kami Sambung Listriknya”

Sebarkan artikel ini

Dukung Pembangunan Hunian Layak, PLN Sumbar Hadiri Rakerda Apersi

HARIANHALUAN.id – Sebagai wujud dukungan dalam pembangunan Sumatera Barat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar hadir pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sumatera Barat, Senin (21/08) di Ballroom Hotel Truntum Padang.

Rakerda yang menghadirkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi ini juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Apersi Pusat H Junaidi Abdillah beserta jajaran, pimpinan perbankan di Provinsi Sumatera Barat, pimpinan instansi dan asosiasi terkait, serta pengurus DPP maupun DPD se-Indonesia.

Baca Juga  PT Semen Padang Dukung Produksi Pupuk Organik, Targetkan 5 Ton per Bulan di Payakumbuh

Ketua DPRD Apersi Sumbar, Liswendi Kamar mengatakan, DPD Apersi Sumatera Barat saat ini memiliki 170 anggota tersebar. Hal ini mendukung amanah Apersi untuk menyediakan hunian yang layak dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu Junaidi Abdillah, Ketua Umum Apersi Pusat menyampaikan, Tahun 2023 Apersi menargetkan penjualan rumah KPR bersubsidi sebanyak 220 Ribu unit di seluruh Indonesia. Junaidi berharap besar seluruh anggota dapat berupaya semaksimal mungkin mencapai target tersebut, sehingga rencana penurunan kuota rumah subsidi oleh pemerintah di tahun 2024 dapat dinegosiasikan kembali.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Terkendala IJD

PLN UID Sumatera Barat sendiri siap mendukung Apersi untuk pengadaan perumahan yang laik huni, laik fungsi, dan aman bagi masyarakat dengan layanan kelistrikan terbaik.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Muhammad Rizlani mengatakan total pelanggan PLN di Sumatera Barat saat ini mencapai lebih dari 16 juta dengan mayoritas pelanggan adalah rumah tangga. Pelanggan PLN mendapatkan layanan kelistrikan andal dari total pasokan daya pembangkit sebesar 777,25 MW.