PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Mengolah ikan asin adalah salah satu usaha yang digeluti oleh masyarakat di pinggir pantai Nagari Maligi Pasaman Barat.
Tetapi kenaikan harga garam menjadi Rp5oo ribu per karung dari sebelumnya Rp300 ribu menjadi keluhan dan kendala bagi mereka.
“Namun hasil jual beli kita dua bulan belakangan ini tidak sesuai dengan usaha kita karena harga garam naik,” katanya, Kamis (31/8).
Rahmi mengatakan dalam proses pengolahan menggunakan larutan garam.
Dilanjutkan kemudian dengan tahap perendaman selama 1×24 jam dan tahap penjemuran sampai ikan tersebut menjadi kering.
Ia mengolah bermacam-macam ikan laut sebanyak 1 ton atau lebih menjadi ikan kering atau asin.
WhatsApp Harianhaluan.id
+ Gabung





