HARIANHALUAN.ID — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman menyambut Tim Surveior Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan RI di Aula Puskesmas Enam Lingkung, Kecamatan Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (30/9).
Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman dr. H. Aspinuddin mengatakan sampai saat ini puskesmas yang sudah di nilai akreditasinya ada sepuluh puskesmas dan yang sudah mendapat nilai Paripurna ada tiga yakni Puskesmas Sungai Sarik, Puskesmas Pasar Usang, dan Puskesmas Lubuk alung dan satu Puskesmas mendapat Akreditasi Utama yaitu Puskesmas Sintuk, dan sisanya belum keluar hasil penilaiannya.
“Kenaikan satu tingkat itu target minimal, tapi target yang diminta kepada semua Puskesmas adalah paripurna” ujar Kadis Kesehatan dr. Aspinuddin.
Dia menambahkan penilaian proses Akreditasi Puskesmas yang berada di Ibu Kota Kabupaten ini, telah dilaksanakan tiga hari yakni hari selasa, jumat dan sabtu. Kemudian minggu depan akan ada juga Tim yang menilai puskesmas lain di Padang Pariaman.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman dr. Syafrinawati, MARS juga menjelaskan pelaksanaan akreditasi ini memang selalu dilaksanakan setiap tiga tahun sekali dan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 25 puskesmas yang ada sudah terakreditasi, namun akan kembali dinilai akreditasinya sebagai bagian upaya peningkatan stratanya ke arah lebih baik lagi.
“Untuk suksesnya kenaikan strata ini, sangat diharapkan kepala puskesmas bersama tim kesehatannya bisa meningkatkan kinerjanya,” harapnya.
Kata ia, hasil akreditasi ini sendiri nantinya akan dapat menentukan kapitasi yang diberikan ke puskesmas, mulai dari penyediaan dana DAK ke dinas kesehatan, sampai pengaruhnya kepada penerimaan kapitasi dari BPJS dan sekedar informasi dalam rangka peningkatan tata kelola mutu layanan dan keselamatan pasien.
Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama merupakan salah satu mekanisme regulasi yang bertujuan untuk mendorong upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, yang dilakukan oleh lembaga independen yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Tim Akreditasi Puskesmas Enam Lingkung dari Kementrian Kesehatan dipimpin dr. Wihardu Triman, mengatakan kedatangan tim itu dalam rangka melaksanakan survei akreditasi Puskesmas di UPTD Puskesmas Enam Lingkung.
Wihardu Triman mengatakan tugas tim melihat langsung kondisi Puskesmas secara nyata terkait administrasi, manajemen puskesmas. Upaya kesehatan masyarakat perorangan dan lintas-sektoral dalam upaya peningkatan mutu kesehatan serta bagaimana pelayanan Puskesmas.
Lebih lanjut, akreditasi ini dalam upaya menuju pelayanan berkualitas, perlindungan kepada pasien, payung hukum kepada petugas yang memberikan pelayanan, karena telah bekerja sesuai standar operasional.
“Dengan demikian, diharapkan tidak akan terjadi malpraktik. Jadi, tujuan utama akreditasi puskesmas adalah agar masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan dengan prima,” sambungnya.
Sebagai informasi, ada empat tingkatan akreditasi puskesmas, yakni strata dasar, madya, utama dan yang paling tinggi paripurna. (h/ahr)





