UTAMA

Untuk Jabatan Kadis DP3AP2KB Sumbar, Harus Perempuan Nan Berkompeten

0
×

Untuk Jabatan Kadis DP3AP2KB Sumbar, Harus Perempuan Nan Berkompeten

Sebarkan artikel ini
Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat, Prof. Dr. Ir Raudha Thaib, M.P

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat, Prof. Dr. Ir Raudha Thaib, M.P menegaskan, jabatan  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumbar yang akan segera ditinggal pensiun Gemala Ranti mesti diisi sosok kepala dinas perempuan.

Menurut Bundo Kanduang, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) melindungi kaum perempuan dan anak di Sumbar, DP3AP2KB Sumbar ditempati seorang perempuan yang menguasai isu perlindungan anak dan perempuan Sumbar.

“Bagi saya selaku Bundo Kanduang, kepala DP3AP2KB Sumbar harus  perempuan yang benar-benar mengerti dan memahami  posisi kaum perempuan di mata adat dan agama,” ujarnya kepada Haluan (5/10).

Baca Juga  Menko Perekonomian Bersama Dirut PLN Saksikan Manfaat Kompor Listrik Bagi Masyarakat di Bali

Bundo Raudha Thaib menegaskan, Kadis DP3AP2KB Sumbar terpilih mestilah perempuan yang memiliki strategi dan solusi yang jelas dalam menyikapi berbagai kasus dan isu  pencegahan dan perlindungan anak dan perempuan yang terjadi di berbagai daerah di Sumbar selama ini.

Keharusan bagi kepala daerah untuk memilih perempuan untuk menduduki jabatan Kadis  DP3AP2KB ini, tidak terlepas dari kenyataan bahwa dirumah tangga sendiri, kaum ibu adalah pihak yang benar-benar mengerti dan tahu dengan kondisi anak-anaknya dibandingkan dengan sang bapak.

“Kaum ibu bahkan tau secara pasti dimana luka atau goresan yang ada di tubuh anaknya. Dalam artian, kaum ibu dan perempuan lebih tahu dan mengerti tentang anak-anak mereka dibandingkan sang bapak,” jelas dia.

Baca Juga  Koordinasi Lintas Instansi Guna Membuka Akses Jalan Aceh - Sumut

Adapun persoalan utama dalam hal isu perlindungan anak dan perempuan di Sumatra Barat saat ini, menurut Bundo Raudha Thaib diantaranya adalah ketahanan institusi keluarga, hingga memastikan keamanan dan perlindungan anak dan perempuan dari segala sesuatu yang berpotensi merusak dan membahayakan mereka.

“Baik dari segi tontonan, narkoba, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kejahatan seksual dan tayangan-tayangan tidak layak yang selama ini membayangi anak-anak kita. Isu ini harus menjadi perhatian dan bisa diselesaikan oleh siapapun Kadis DP3AP2KB Sumbar terpilih,” katanya. (h/fzi)