PARIWISATA

Atraksi Silat Kuno India Meriahkan Intangible Cultural Heritage Festival 2023 di Payakumbuh

2
×

Atraksi Silat Kuno India Meriahkan Intangible Cultural Heritage Festival 2023 di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN.id – Aksi dua orang pesilat Bennet James dan Edward Brown asal Birmingham Inggris menjadi penanda dimulainya rangkaian pembukaan Festival Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) atau Intangible Cultural Heritage Festival (ICHF), di Agamjua Art & Cultural Kota Payakumbuh, Kamis (12/10/2023) malam. 

Rangkaian pembukaan festival yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Sumbar dengan dukungan Ketua DPRD Sumbar Supardi, ini juga ditampilkan kesenian Senjang, sebuah tradisi lisan asal Sumatera Selatan, tari tradisional Minangkabau oleh Sanggar Maurak Langkah serta aksi silek oleh mahasiswa asing yang kuliah di ISI padang Panjang. 

Baca Juga  LIPUTAN EKSKLUSIF: Wisata Religi Lubuak Landua Tetap Diminati Wisatawan Lokal

Pembukaan Festival yang diikuti 420 peserta dari 5 negara, provinsi tetangga dan perwakilan dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar), ditandai dengan pemukulan gandang tambuah oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi, bersama Ketua DPRD Supardi, Sekda Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah dan Direktur festival S Metron Madison. 

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival WBTB sangat berdampak positif pada pelestarian warisan kekayaan budaya Minangkabau 

“Warisan ini punya kita, diakui dunia, oleh sebab itu festival ini bernilai strategis untuk mengingatkan bahwa kita memiliki warisan budaya tak benda yang harus kita wariskan pada generasi mendatang,” ujar gubernur. 

Baca Juga  Sambut Libur Tahun Baru Islam, KAI Divre II Sumbar Sediakan 28.096 Tempat Duduk

Gubernur berharap, festival yang sudah dilakukan di Payakumbuh juga akan dilakukan oleh daerah lainnya di Sumbar sebagai upaya pelestarian sekaligus aktivasi warisan budaya.