HARIANHALUAN. ID – Marliwis menggantikan Edi Hadison yang dipindahkan ke MTsN 4 Padang ditandai dengan hantaran tugas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Padang Edy Oktafiandi di madrasah tersebut Bungus Selasa (24/10/23).
Hadir sejumlah pengawas, komite dan undangan lainnya.
Kakankemenag dalam sambutannya mengemukakan aparatur sipil negara (AS) harus siap ditugaskan di mana saja. Yang terpenting seorang ASN harus melaksanakan amanah dan tugas diemban kepadanya.
Sebagai pimpinan tak akan bisa sukses bekerja tanpa bantuan bawahannya dan orang lain. Sebagai kepala harus mampu pula menjadikan bawahannya sebagai mitra kerja dalam memajukan madrasah atau instansi dipimpinnya.
Ketua Komite Yasmir menyampaikan sejarah berdirinya MTsN 7 Padang.
Dulu katanya masyarakat Bungus Teluk Kabung agak enggan memasukan anaknya ke madrasah, namun kini sangat diminati dan lebih-lebih lagi di masa Edi Hadison jadi epala yang kini siswanya berjumlah dengan rombongan belajar 21 kelas.
Dia mengajak kalangan madrasah, orang tua wali siswa, masyarakat dan semua pihak sama-sama memajukan MTsN 7 Padang.
Ketua komite mengajukan permintaan agar di Bungus Teluk Kabung diirikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).
Kepala MTsN 7 Padang yang baru sebelumnya bertugas di MTsN 10 Agama dalam sambutannya diantaranya menyampaikan riwayat bekerjanya sampai dipindahkan ke MTsN 7 Padang.
Edi Hadison dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar MTsN 7 Padang dan mengajak untuk memberikan sokongan penuh kepada Kepala MTsN 7 yang baru.
Dia menyampaikan terima kasih kepada komite, ninik mamak, masyarakat, orang wali siswa, majelis guru dan tata usaha yang sudah membangun madarash, baik fisik maupun nonfisik.
Edi menyampaikan sejumlah yang telah dilaksanakan dan masih terbengkalai yang akan dilanjutkan kepala yang baru. (aye)





