PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pendaftaran calon Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang masih kosong sudah ditutup pada Kamis, (19/10) lalu. Pihak panitia akan melanjutkan tahap proses selanjutnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Mairizon mengatakan bahwa pendaftaran untuk Calon Kepala OPD sudah dibuka pada tanggal 5 sampai 19 Oktober lalu. Dikatakannya bahwa Kepala OPD yang tersedia tersebut adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pertanahan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Mairizon, mengatakan bahwa penutupan pendaftaran menandakan akan ada proses panjang yang harus dilewati lagi. “Pendaftarannya sudah tutup Kamis kemarin. Kami sudah saring para calon yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai kelengkapan berkas dan syarat-syarat yang lain. Sejauh ini tidak ada masalah dan kendala. Jumlah yang mendaftarkan diri ada 26 orang yang seluruhnya berasal dari Kota Padang meskipun kemarin kami buka untuk luar daerah juga,” kata Mairizon, Selasa (24/10).
Dikatakannya bahwa, proses yang akan dilalui masih cukup panjang hingga nanti dilantik menjadi Kepala OPD. “Setelah lolos administrasi dan kelengkapan berkas, kami lakukan rekam jejak kepada seluruh kandidat. Sudah diumumkan juga hasilnya. Kita juga sudah melaksanakan tes penulisan makalah kemarin Senin, (23/10). Dalam jadwalnya, hari ini akan diumumkan siapa saja yang lolos tahap penulisan makalah. Kita harap prosesnya berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Setelah tes penulisan makalah, ia mengatakan bahwa pada hari Kamis dan Jumat mendatang akan diadakan lagi tes kompetensi di UPT BKD Provinsi Riau. “Tes kompetensi nya berlangsung selama dua hari. Setelah itu akan diumumkan sesuai jadwal tanggal 30 Oktober mendatang,” tuturnya.
Selanjutnya ia katakan bahwa, setelah dilaksanakan tes kompetensi, proses tersebut akan dilanjutkan dengan tes wawancara. “Tahap wawancara dilakukan selama dua hari, tepatnya tanggal 31 Oktober sampai 1 November. Setelah tahapan wawancara, hasilnya akan diumumkan di hari berikutnya diiringi dengan pengumuman tiga peserta terbaik yang akan diuji tes kesehatannya hingga nanti penyampaian tiga peserta terbaik ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ujar Mairizon. (h/mg-ipt)





