KOTA SOLOK

Festival Lompong Sagu II Kelurahan VI Suku Kembali Digelar

1
×

Festival Lompong Sagu II Kelurahan VI Suku Kembali Digelar

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra melakukan pelepasan balon, menandai dibukanya festival Lomba Pembangunan dan Seni Generasi Kelurahan VI Suku (Lompong Sagu) jilid II, Selasa (24/10). Wandi Malin

HARIANHALUAN.ID – Beragam seni dan kreasi generasi muda kembali ditampilkan pada festival Lomba Pembangunan dan Seni Generasi Kelurahan VI Suku (Lompong Sagu). 

Festival Lompong Sagu jilid II yang merupakan agenda rutin masyarakat di  Kelurahan VI Suku ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, Selasa (24/10).

Wawako dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah beserta jajaran dan masyarakatnya atas terselenggaranya Festival Lomba Pembangunan dan Seni Generasi dari Kelurahan VI Suku, yang disingkat dengan menarik menjadi Lomponh Sagu ini.

Baca Juga  Puskesmas dan Rumah Sakit di Solok Dibekali Rencana Kontijensi Bencana

“Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat silaturrahmi antar warga, merekatkan hubungan antara aparat pemerintahan dengan masyarakat serta sebagai salah satu wadah untuk belajar dan memperkaya pengetahuan, selain tentu saja menjadi hiburan bagi masyarakat kita,” ucap wawako.

Wawako berharap kepada generasi muda kita untuk ikut berperan dalam pembangunan. Berperan dalam pembangunan itu bukan semata-mata berperan dalam pengerjaan kegiatan fisik, tapi juga dalam kegiatan-kegiatan non fisik seperti festival Lompong Sagu yang diselenggarakan saat ini. 

Dengan banyaknya pihak yang terlibat dalam festival ini, ia berharap Festival Lompong Sagu dapat mendatangkan multiplier effect yang signifikan.

Baca Juga  Penanganan Pascabencana, Wapres Gibran: Warga Sumatra Tidak Sendiri

“Mudahan-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, dengan bersama-sama mengucapkan Bismillahirrahmanirahim kegiatan lompong sagu II di Kelurahan VI suku atau kegiatan lomba pembangunan dan seni generasi secara resmi kita buka,” kata Wawako

Kegiatan yang melibatkan seluruh aspek masyarakat dan dari segala umur, menjadi daya tarik dalam festival ini. Sebagai contoh pelaksanaan lomba debat pembangunan, lomba Tahfidz, Lomba PBB Linmas, Lomba Cepat Tanggap Linmas dan lomba Kader Posyandu. (h/ndi)