DHARMASRAYA

Bupati Sutan Riska Tekankan “PR” Pemuda di Hari Sumpah Pemuda: Mulai dari Narkoba, Pengangguran Hingga Pornografi

0
×

Bupati Sutan Riska Tekankan “PR” Pemuda di Hari Sumpah Pemuda: Mulai dari Narkoba, Pengangguran Hingga Pornografi

Sebarkan artikel ini

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 95 Berlangsung Khidmat, Sutan Riska Bacakan Amanat Menpora

HARIANHALUAN.id – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 di Kabupaten Dharmasraya yang dilangsungkan di halaman kantor bupati setempat, Sabtu (28/10/2023) berjalan khidmat.

Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, serta turut dihadiri unsur Forkopimda Dharmasraya. Sedangkan yang bertindak selaku komandan upacara, Ipda M. Isa.

Di dalam barisan peserta upacara terdapat satu pleton personel TNI, Satu Pleton Korp Shabara Polres Dharmasraya, Satu Pleton Korp Brimob Bataliyon C Dharmasraya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Korpri, Pelajar dan Mahasiswa.

Baca Juga  Ayo ke Pariaman! Iven Besar Pesta Budaya Hoyak Tabuik Digelar 14 Agustus 2022

Sementara barisan pembaca teks Sumpah Pemuda hasil kongres pemuda tanggal 28 Oktober 1928, diikuti peserta yang mengenakan pakaian daerah seluruh Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, dalam amanat tertulis yang dibacakan Sutan Riska menyebut momentum Hari Sumpah Pemuda mengingatkan Bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928. Semangat patritiotis tersebut melahirkan komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu Bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia.

Baca Juga  Penundaan Penghapusan Tenaga Honorer 2023, Apkasi Dukung Pemerintah Pusat Cari Solusi

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia” dengan logo HSP ke-95. Logo tersebut bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.