PADANG

Angka Kematian Ibu di Kota Padang Tahun 2022 Menurun

0
×

Angka Kematian Ibu di Kota Padang Tahun 2022 Menurun

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Angka kematian ibu di Kota Padang tahun 2022 menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2021. Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat pada tahun 2021 angka kematian ibu sebanyak 30 kasus. Sementara tahun 2022 menurun hingga 17 kasus kematian pada ibu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati menuturkan bahwa keberhasilan penurunan angka ini disebabkan mulai meningkatnya pemahaman ibu dan juga tenaga medis.

“Ini berkat banyaknya audit,  dengan berbagai narasumber. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis. Tidak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga makin meningkat,” kata Srikurnia Yati, Senin (30/10).

Baca Juga  Tahap II di Kejari Padang Didominasi Kasus Narkotika

Menurutnya, penyebab kematian langsung ibu didominasi oleh pendarahan pasca persalinan, hipertensi/eklamsia, dan infeksi. Penyebab tidak langsung kematian ibu adalah masih banyaknya kasus 3 terlambat (terlambat mengambil keputusan untuk mencari upaya medis, terlambat sampai di fasilitas kesehatan dan terlambat mendapatkan pertolongan medis yang akurat) dan 4 terlalu (terlalu muda hamil,terlalu tua hamil, terlalu sering hamil dan terlalu dekat jarak hamil) .

“Itulah pentingnya edukasi tingkat lanjut kepada ibu-ibu agar tetap memperhatikan pola makan ketika hamil atau pasca melahirkan,” tuturnya.

Kendati demikian, Srikurnia Yati menyampaikan bahwa hingga September 2023 angka kematian ibu sudah menyentuh 17 kasus. Guna mencegah peningkatan angka kematian pada ibu ini, Dinas Kesehatan sebutnya terus berupaya mengimbau masyarakat untuk melakukan screening dari dini.

Baca Juga  Kejari Pessel Tangani 276 Perkara Sepanjang 2025, Narkotika Masih Mendominasi

“Apalagi untuk wanita yang akan menikah atau yang sudah menikah. Makanya penting sekali kita selalu ingatkan untuk rutin periksa atau screening ke faskes terdekat,”ujarnya.

Pemko Padang dengan aplikasi elsimil kata Nia cukup membantu dalam mendeteksi kondisi kesehatan catin. Melalui aplikasi itu sebutnya, cukup membantu mendeteksi dan mencegah hal-hal terburuk yang mungkin terjadi dari kondisi kesehatan mereka. (h/dar)