PENDIDIKAN

30 Santriwati  Diniyyah Puteri Hafal 30 Juz

1
×

30 Santriwati  Diniyyah Puteri Hafal 30 Juz

Sebarkan artikel ini
100 orang santri Diniyyah Puteri mengikuti Wisuda Tahfiz dalam rangkaian Milad 1 Abad Diniyyah Puteri, Selasa (31/1). APIZRAJOALAM

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Menyemarakkan Satu Abad Diniyyah Puteri Padang Panjang, perguruan itu mengadakan Wisuda Tahfiz dan Khatam Al-Qur’an, Selasa (31/10).

Dari seratus santri yang ikut wisuda, sebanyak 30 orang di antaranya memiliki hafalan 30 juz Al-Qur’an.

 Fauziah menjelaskan, rincian hafalan santri lainnya adalah dua orang (21 Juz), tiga orang (20 Juz), empat orang (19 Juz), tiga orang (18 Juz), lima orang (17 Juz), enam orang (16 Juz), 11 orang (15 Juz), lima orang (14 Juz), tujuh orang (13 Juz), tujuh orang (13 Juz), empat orang (11 Juz), 12 orang (10 Juz).

Baca Juga  Rohabdi Rusdan Makin Berbenah, Bangun Kembali Citra dan Fasilitas di SMPN 4 Padang

“Kita berharap anak-anak didik kami ini bisa menjadi generasi penerus, dan generasi qurani, yang berguna bagi bangsa dan negara. Terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan,” ujarnya.

 Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dr. Winarno, sangat mengapresiasi santri Diniyyah Puteri yang bisa hafal 30 Juz itu. Menurutnya, ini suatu contoh yang patut ditiru generasi penerus lainnya.

 “Ini adalah salah satu bukti dari tekad Diniyyah Puteri, dalam mempersiapkan generasi emas bangsa, agar kelak mereka tumbuh dan berkembang menjadi insan yang qurani, sehat, cerdas, ceria, berkualitas, dan berakhlak mulia,” katanya.

Baca Juga  TMMD ke-125 Solok Selatan: Sinergi TNI dan Rakyat Buka Akses Kerinci, Bangun Rumah Warga, dan Sanitasi

Winarno pun mendoakan, semoga anak-anak yang diwisuda ini akan menjadi teknokrat, dokter, politisi, pengusaha dan berbagai ahli yang dibutuhkan untuk mensejahterakan umat manusia.

Kepada para wisudawan, Winarno berpesan, agar tidak puas sampai di sini, melainkan harus meningkatkan lagi dengan memahami makna Al-Quran, dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari.

 Terlihat hadir sejumlah pejabat, di antaranya Plt. Kepala Divisi Penempatan BPKH, Arsoyo Darsono, pejabat daerah, dari Kementerian Agama, dan orangtua santri. (h/piz)