PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Menyikapi perubahan cuaca dan peningkatan curah hujan beberapa waktu terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Padang Pariaman mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dini pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditujukan kepada seluruh puskesmas di daerah setempat.
Kepala Dinkes Padang Pariaman, dr. Aspinuddin menyampaikan kepada seluruh kepala puskesmas agar menekan angka kasus DBD di Padang Pariaman. “Walaupun bulan November ini kasus DBD di Padang Pariaman masih nol, bukan berarti kita lengah. Mesti tetap hati-hati memasuki musim penghujan ini,” ujar Aspinuddin saat rapat dengan 25 kepala pukesmas di Aula Dinkes Padang Pariaman, Senin (6/11).
Ia mengatakan, pada bulan September ditemukan tujuh kasus DBD, Oktober empat kasus, dan November masih nol kasus. Namun ia terus mengingatkan agar tetap waspada.
“Sehubungan dengan terjadinya perubahan cuaca di Kabupaten Padang Pariaman, diharapkan kepada seluruh kepala puskesmas agar dapat melakukan kegiatan penanggulangan dan pencegahan meningkatnya penyakit DBD tersebut dan selalu berkoordinasi dengan forkopimcam setempat,” kata Aspinuddin.
Selanjutnya, juga diharapkan secara bersama-sama melakukan langkah-langkah, di antaranya melakukan penyuluhan tentang peningkatan pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang berbasis lingkungan.
“Kemudian kepada masyarakat agar menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, serta melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan sekitar pemukiman,” kata pria akrab dipanggil H. Jimmy itu.
Adapun langkah antisipasi yang dapat dilakukan adalah menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas dan menabur bubuk pembasmi jentik, memelihara ikan pemakan jentik, memakai kelambu dan pemasangan kawat kasa pada ventilasi, serta memakai obat nyamuk dan obat oles anti nyamuk. (h/ahr)





