PARIWISATA

Duka Dunia Pariwisata Sumbar di Penghujung Tahun

1
×

Duka Dunia Pariwisata Sumbar di Penghujung Tahun

Sebarkan artikel ini
Menparekraf, Sandiaga Uno

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Sektor pariwisata tengah berkabung atas erupsi Gunung Marapi yang menelan korban jiwa. Meski pertumbuhan pariwisata Sumatera Barat tahun ini ditutup dengan belangsungkawa, kasus erupsi ini harus menjadi catatan penting dalam penguatan sistem mitigasi bencana di kawasan wisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan duka mendalam atas erupsi Gunung Marapi. Ia turut belangsungkawa atas korban yang berpulang dari letusan gunung api aktif tersebut.

“Tentunya prihatin yang mendalam belasungkawa sangat mendalam kepada 23 korban dan keluarganya, dan kami harapkan tentunya bantuan dari penanganan bencana ini bisa diutamakan diberikan prioritas,” ungkap Sandi dikutip dari kemenparekraf.go.id, Jumat (8/12).

Baca Juga  Jalin Silaturahmi, Rotch Entertain Adakan Iven Foto

Sandi memastikan penanganan beberapa destinasi wisata terkait terjadinya erupsi di Gunung Marapi. Pihaknya akan menerjunkan tim krisis manajemen dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna menangani destinasi wisata yang terdampak.

Sandi juga telah menjadwalkan untuk berkunjung ke Sumatera Barat dalam waktu dekat untuk melihat kondisi pascaerupsi khususnya di kawasan sektor wisata. Termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk tindak lanjut kedepannya.

“Terkait erupsi Gunung Marapi, kebetulan kegiatan kita di minggu ini akan berkunjung ke Sumatera Barat. Kita pastikan penanganan untuk beberapa destinasi wisata dan nagari-nagari wisata di Sumatera Barat,” katanya.

Baca Juga  Calon Jemaah Haji Padang Pariaman Lakukan Tes Kebugaran, Tertua Berusia 88 Tahun