PADANG

BI Sumbar Adakan Sosialisasi Tanamkan Cinta Rupiah

2
×

BI Sumbar Adakan Sosialisasi Tanamkan Cinta Rupiah

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Bank Indonesia (BI) Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan sosialisasi penanaman cinta kepada rupiah pada acara sarasehan nagari yang diselenggarakan di audit Bank Indonesia, Selasa (12/12/2023).

Rupiah merupakan mata uang resmi yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Rupiah secara resmi menjadi mata uang negara Indonesia pada tahun 1949. Mata uang rupiah dicetak dan diatur langsung oleh Bank Indonesia (BI). Rupiah sangat berperan penting kedudukannya pada perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, selaku masyarakat seharusnya menunjukkan sikap bangga, cinta dan paham akan adanya rupiah di Negara Indonesia.

Baca Juga  Rekor Sampah di Padang Capai 462 Ton, Ini Strategi Mengatasinya!

Pemateri dari BI, Akbar Cipto mengatakan, untuk menumbuhkan rasa bangga, cinta terhadap rupiah, tentunya selaku masyarakat mengenal karakteristik dan ciri-ciri rupiah yang beredar. Selain itu, rasa cinta dan bangga terhadap rupiah juga dapat ditunjukkan dengan sikap merawat dan menjaga uang rupiah. Oleh karena itu, ia mengajak agar tidak merusak rupiah seperti mencoret, merobek dan membasahi dengan sengaja, sehingga rupiah rusak dan sulit untuk dikenali.

“Kita masih menemukan beberapa masyarakat rupiah yang diremuk dan tidak dirawat, meskipun tidak semua masyarakat yang melakukan hal itu, seharusnya kita lebih menjaga rupiah sesuai dengan fungsi dan tujuan edarnya,” ujarnya.

Baca Juga  Dunia Berduka! Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Berkampanye di Nara

Akbar Cipto menjelaskan tentang ciri-ciri perbedaan antara uang asli dengan uang palsu, yaitu dengan metode penerawangan, cetak intaglio dan dapat dilihat dari unsur warna yang ada pada benang pengaman.

“Jika diterawang akan terlihat tokoh pahlawan, pada cetak intaglio akan terasa kasar pada angkanya, dari ciri-ciri itu kita bisa membedakan antara uang asli dan palsu,” ujarnya.