PADANG, HARIANHALUAN.ID — Seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh destinasi wisata yang ada di seluruh kabupaten/kota se-Sumbar, hampir bisa dipastikan akan dipadati ribuan pengunjung dan wisatawan pada Momentum libur Natal dan tahun baru 2023/2024. Peningkatan arus aktivitas pariwisata yang terjadi selama musim libur itu, menimbulkan tantangan pada aspek keamanan dan kenyamanan perjalanan wisatawan. Terlebih pada momen libur akhir tahun itu itu, Sumbar diperkirakan telah memasuki musim penghujan.
Kepala Dinas Pariwisata Pariwisata (Dispar) Sumbar, Luhur Budianda, mengatakan, Pemprov Sumbar secara lintas instansi telah menyiapkan langkah mitigasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang ke Sumbar selama musim libur Nataru.
“Terkait persiapan Nataru, kita sudah menyiapkan Surat Edaran Gubernur untuk mengimbau seluruh kabupaten/kota menyiapkan sektor pariwisata agar tidak terjadi berbagai persoalan yang menimbulkan ketidak nyamanan wisatawan saat seperti tahun lalu,” ujarnya kepada Haluan Jumat (15/12).
Luhur Budianda menuturkan, sampai saat ini sektor pariwisata Sumbar memang masih menghadapi tantangan besar pada aspek kenyamanan wisatawan. Ketidaknyamanan wisatawan biasanya muncul karena minimnya hospitallity atau keramah-tamahan di destinasi wisata, kemacetan, pemalakan, pungli dan lain sebagainya.
Atas dasar itu, Pemprov Sumbar melalui Dinas Pariwisata, telah menyiapkan Surat Edaran (SE) Gubernur Sumbar yang akan segera ditandatangani Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan disebarkan kepada seluruh kepala daerah di seluruh Sumbar.
“Lewat Edaran Gubernur itu, kita berharap bupati dan wali kota di Kabupaten Kota segera memerintahkan Dispar dan dinas terkait lainnya untuk memang benar-benar menyiapkan sektor pariwisata di daerah masing dalam rangka menyambut musim libur Nataru,” katanya.





