PADANG, HARIANHALUAN.ID – Penutupan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) akibat abu vulkanik Gunung Marapi, berdampak sebanyak 2.037 penumpang gagal diterbangkan pada Jumat (5/1/2024).
Perwakilan Otoritas Bandara Wilayah 6, Ichsan mengatakan, terkait penerbangan yang batal akibat dari penutupan bandara bahwa dari pihak maskapai penerbangan akan menanggulangi situasi tersebut, dengan mengambil tindakan menjadwalkan ulang penerbangan, serta refund (pengembalian) dalam bentuk uang pembelian tiket pesawat.
“Jumlah penerbangan yang terdampak akibat sebaran abu vulkanik adalah penerbangan arrival sebanyak 14 flight dengan jumlah 2.037 penumpang,” katanya pada saat konferensi pers.
Di antara 14 flight tersebut adalah Garuda (GIAA 148) dan Lion GT 144. Sedangkan untuk penerbangan departure sebanyak 13 flight dengan jumlah penumpang 1.701 flight dengan tujuan Cengkareng dengan jumlah 8 flight, Bandara Halim Perdana Kusuma dengan jumlah 1 flight, tujuan Batam dengan jumlah 2 flight, tujuan Bandara Kualanamu dengan jumlah 2 flight.
Sedangkan terhadap penerbangan yang siap boarding dari Super Air Jet IU 903 dengan jumlah 178 flight tujuan Cengkareng, Lion GT 145 tujuan Batam dengan jumlah 140 flight, Super Air Jet IU 186 tujuan Kuala Lumpur dengan jumlah 85 flight, GT 229 tujuan Kuala Lumpur dengan jumlah 110 flight, dengan total 513 flight. (*)





