SUMBARTANAH DATAR

Dari Pertemuan Rang Chaniago, Kekompakan Pasukuan Menyangkal Paham Radikal dan Aliran Sesat

3
×

Dari Pertemuan Rang Chaniago, Kekompakan Pasukuan Menyangkal Paham Radikal dan Aliran Sesat

Sebarkan artikel ini

HALUANNEWS, BATUSANGKAR – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 H menjadi momentum bagi suku chaniago nagari Padang Magek untuk mempekokoh tali silaturahmi dengan menggelar halal bihalal. Acara halal bihalal itu pun diselenggarakan di Surau Tapaung, Kecamatan Rambatan, Minggu (08/05/22).

Ada yang unik pada acara itu. Gong akan dipukul sebanyak empat kali pertanda acara akan segera dimulai, jika acara telah usai gong pun dipukul lagi sebanyak lima kali. Hal itu menjadi tradisi turun temurun di pasukuan chaniago Padang Magek.

Baca Juga  Kisah Pilu Anak-anak Korban Banjir yang Terobati Setelah Dapat Tas dan Buku Baru Lagi dari PLN Sumbar

Berlangsungnya acara halal bihalal diisi dengan berbagai kegiatan positif, seperti akikah dan santunan bagi anak yatim piatu khusus pasukuan itu. Ini digagas oleh perantau suku chaniago sebagai bentuk kepedulian terhadap kampung halaman.

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat menghadiri acara tersebut mengatakan, kegiatan itu dianggap strategis untuk menyatukan dan mengokohkan ikatan badunsanak serta mencerminkan identitas masyarakat Minangkabau yang memiliki nilai adat dan budaya yang masih kental.

Bupati Eka menambahkan, melalui persatuan yang kuat suku chaniago akan menjadi kekuatan untuk mengantisipasi paham-paham radikal maupun aliran-aliran sesat yang berpotensi memecah belah persatuan.

Baca Juga  Alokasi Dana Desa di Sumbar Capai Rp1,054 Triliun

“Kami apresiasi kegiatan yang digagas ikatan rang chaniago. Ini adalah wadah guna menjalin silaturahmi antara perantau dan masyarakat di kampung halaman. Kekompokan ini yang harus dijaga dan ditiru pasukuan lainnya, karena bersama kita bisa, basamo mako kajadi,” ujar Bupati Eka.