SAWAHLUNTO

Catat 7 Kasus Stunting, Desa Kubang Tangah Sepakat Upayakan Turunkan Stunting Tahun 2025

4
×

Catat 7 Kasus Stunting, Desa Kubang Tangah Sepakat Upayakan Turunkan Stunting Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.ID- Desa Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto terus bergerak mengurangi kasus stunting di desa tersebut dengan menggelar rembuk stunting di aula Desa setempat, Kamis, (22/02/2024).

Kepala Desa Kubang Tangah, Rice mengatakan bahwa percepatan penurunan angka stunting merupakan merupakan salah satu prioritas program nasional yang harus didukung oleh masyarakat Desa Kubang Tangah.

Dalam rembuk stunting tersebut dilakukan pembahasan dan diskusi tentang penanganan penurunan angka stunting di Desa Kubang Tangah.

Baca Juga  Tegas Walikota Sawahlunto: ASN yang Tidak Masuk Tanpa Keterangan Sanksi Sesuai Peraturan Disiplin

“Data sementara, ditemukan 7 kasus stunting di Desa. Satu kasus di Dusun Batu Tajam, 2 kasus di Dusun Luak Mani, 3 kasus di Dusun Polak Datar dan 1 kasus di Dusun Sionsek,” ungkap Kepala Desa Kubang Tangah, Rice, Jum’at (23/02/2024).

Dia menjelaskan masyarakat berkewajiban dalam upaya pencegahan stunting dan secara langsung akan berdampak pada penanggulangan kemiskinan. Peran dan kapasitas masyarakat dituntut dalam melakukan fungsi fasilitasi dan advokasi pencegahan stunting di Desa.

Dalam percepatan penanganan stunting masyarakat Kubang Tangah sepakat untuk mendukung ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dalam jumlah yang cukup.

Baca Juga  Kepengurusan KONI Kota Sawahlunto 2024-2028 Dilantik

Kemudian membantu Ibu Hamil untuk memeriksakan kehamilan di fasilitasi pelayanan kesehatan. Selanjutnya memastikan ibu hamil minum tablet tambah darah secara terarur setiap hari, memastikan ibu hamil dapat melahirkan di fasilitas kesehatan.