PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 03 Desa Naras Hilir, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman tengah berlangsung, Sabtu (24/2).
Warga setempat yang memiliki hak pilih mulai berdatangan satu-persatu sejak dibukanya TPS sekitar pukul tujuh pagi. Suasana terpantau tenang dan lancar dengan pengawasan dari jajaran Bawaslu Provinsi Sumbar.
Pemilih yang datang pertama, Erimas mengatakan, telah menggunakan hak pilihnya secara sukarela. Ia tak merasa keberatan datang ke TPS untuk kembali mencoblos surat suara calon presiden dan wakil presiden.
“Pemilihan ulang ini tidak mengganggu sekalipun. Karena ini kesempatan kita sebagai warga negara Indonesia untuk memberikan suara,” katanya.
Erimas mengaku, sebagai warga Dusun Barat, Desa Naras Hilir yang mencoblos di TPS 03 telah mendapat pemberitahuan pelaksanaan PSU.
“Saya dapat kabarnya ada kelebihan surat suara, makanya kami diundang untuk ulang mencoblos di TPS,” ulasnya.
Lebih lanjut, Sekretaris KPU Kota Pariaman, Darlis mengatakan ada 242 pemilih yang dibagikan C Pemberitahuan. Sebanyak 247 surat suara telah disediakan untuk melancarkan jalannya PSU.
“Untuk waktu selesai kita mengikuti aturan seperti pemilihan sebelumnya yaitu berakhir pada pukul satu siang. Begitu juga perhitungan suara yang dilakukan usai PSU hari ini juga,” katanya.
TPS 03 Desa Naras Hilir menjadi satu-satunya tempat pemungutan suara yang melakukan PSU. Keputusan ini dikeluarkan oleh KPU Kota Pariaman usai ditemukannya potensi pelanggaran adanya pemilih khusus pemilik KTP domisili Bogor yang ikut memilih. (h/mta)





